Bank Nagari Kembali Dipercaya Kelola BSPS 2026

 

Bank Nagari


PADANG,KITAPUNYA.ID — Pemerintah kembali menunjuk Bank Nagari sebagai mitra penyalur dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun 2026. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 8.000 rumah di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dengan total anggaran sebesar Rp160 miliar.

Bantuan BSPS tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, baik yang tinggal di perkotaan, pedesaan, hingga wilayah pesisir. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas rumah agar lebih layak huni sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Penandatanganan kerja sama dilakukan antara Bank Nagari, Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sumatera Barat, serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera III. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Bank Nagari di Jalan Pemuda No. 21 Padang pada Rabu malam (8/4/2026).

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, menyampaikan bahwa penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan dari pemerintah sekaligus bukti sinergi antara perbankan daerah dan pemerintah dalam mendukung program perumahan nasional.

Menurutnya, program BSPS tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan dana, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan, terutama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan Bank Nagari dalam program ini sejalan dengan fungsi bank pembangunan daerah yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selama ini, Bank Nagari dikenal aktif dalam mendukung berbagai program strategis daerah, termasuk pembiayaan sektor usaha mikro serta upaya pemulihan ekonomi. Pada tahun 2026, Bank Nagari juga dipercaya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total plafon mencapai Rp1,5 triliun guna memperkuat sektor UMKM di Sumatera Barat.

Melalui program BSPS ini, diharapkan semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat menikmati hunian yang layak, sekaligus mempercepat pengurangan jumlah rumah tidak layak huni di wilayah Sumatera Barat.(def*)

0 Komentar

silakan komentar yang berguna