Berdasarkan data PT KAI Divre II Sumatera Barat, antusiasme masyarakat melesat hingga 120 persen. Dari kapasitas 3.456 kursi yang disediakan, tercatat sebanyak 4.113 pelanggan memadati rangkaian kereta sepanjang tiga hari libur tersebut.
Menikmati 'Green Canyon' Sumbar dengan Harga Merakyat
Daya tarik utama KA Lembah Anai bukan sekadar ketepatan waktunya, melainkan pengalaman visual yang ditawarkan. Melewati perbukitan hijau dan udara sejuk menuju Kayutanam, penumpang disuguhi panorama alam yang memanjakan mata.
Menariknya, kemewahan pemandangan ini bisa dinikmati dengan tarif yang sangat terjangkau:
Padang – Duku (PP): Rp3.000,-
Padang – Kayutanam (PP): Rp5.000,-
"Jumlah penumpang mencapai 4.113 orang atau sekitar 120 persen dari kapasitas tempat duduk. Angka ini membuktikan bahwa kehadiran relasi baru sejak 1 Januari 2026 lalu disambut sangat positif oleh masyarakat," ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Senin (6/4/2026).
Solusi Liburan Bebas Macet
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat peak season, kereta api hadir sebagai oase. Dengan enam jadwal perjalanan setiap hari, KA Lembah Anai menjadi solusi bagi keluarga yang ingin berwisata dari Padang menuju pedalaman Sumatera Barat tanpa perlu khawatir terjebak antrean kendaraan di jalan raya.
Jadwal Perjalanan Utama:
Keberangkatan dari Kayutanam: Pukul 05.30 WIB, 11.40 WIB, dan 16.20 WIB.
Keberangkatan dari Padang: Pukul 08.35 WIB, 14.10 WIB, dan 18.55 WIB.
Komitmen Pelayanan Maksimal
Meski jumlah penumpang membludak melampaui kapasitas duduk (penumpang berdiri sesuai regulasi teknis), KAI memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh sarana dan prasarana telah dioptimalkan untuk memastikan operasional berjalan lancar.
Reza mengimbau bagi masyarakat yang ingin mencoba pengalaman ini di akhir pekan atau libur panjang mendatang, sangat disarankan untuk memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI.
"Kami mengajak masyarakat Sumbar untuk terus menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan; ramah lingkungan, bebas macet, dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan," tutup Reza. (rel/humas)
0 Komentar
silakan komentar yang berguna