BPJN Hentikan Sementara Perbaikan Jalan Lembah Anai, Jalur Mudik Dibuka 24 Jam

Foto udara kendaraan melintas di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat


PADANG PANJANG, KITAPUNYA.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menghentikan sementara perbaikan Jalan Lembah Anai yang rusak akibat banjir bandang pada akhir November 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Pantauan pada Minggu menunjukkan sejumlah alat berat seperti ekskavator crawler, ekskavator biasa, bulldozer, hingga crane terparkir di sisi jalan. Sebelumnya, ruas Sicincin–Padang Panjang KM 64 hanya dibuka secara terbatas, yakni untuk kendaraan roda dua dan roda empat antara pukul 17.00 WIB hingga 08.00 WIB.

Agar arus mudik lebih lancar, jalur ini akan dibuka selama 24 jam bagi kendaraan roda empat mulai H-10 hingga H+10 Idul Fitri.

Bripka Afriandi, Bhabinkamtibmas Polsek Batipuh, menjelaskan penghentian sementara proyek merupakan kesepakatan antara BPJN dan Polres setempat. “Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi kepulangan pemudik dari perantauan. Tujuannya demi keamanan dan kelancaran lalu lintas,” kata Afriandi saat ditemui di Posko Pengamanan Lebaran 2026 di Padang Panjang.

Ia menambahkan, hingga H-6 Lebaran, belum terlihat lonjakan kendaraan signifikan menuju Sumatera Barat karena para pemudik datang secara bertahap. “Rata-rata keluarga yang pulang dari perantauan tidak tiba bersamaan,” ujarnya.

Afriandi memprediksi peningkatan volume kendaraan akan terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran, serta kembali meningkat pada H+1 hingga H+5 ketika warga melakukan perjalanan wisata bersama keluarga ke berbagai daerah di Sumatera Barat.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum tengah melaksanakan proyek penanganan darurat akibat banjir bandang dan tanah longsor di ruas Padang Panjang–Sicincin KM 61 hingga KM 67. Proyek yang dimulai pada 28 November 2025 ini menargetkan penyelesaian pada Juli 2026, dengan total 874 titik bore pile yang dikerjakan untuk memperkuat struktur jalan.(def*)

0 Comments