SAWAHLUNTO, KITAPUNYA.ID– Dalam audiensi yang berlangsung baru-baru ini, Pemerintah Kota Sawahlunto dan perwakilan Jakarta membahas strategi modernisasi kebudayaan yang tetap mempertahankan akar sejarah dan identitas lokal.
Bagi Sawahlunto, yang berstatus sebagai kota warisan dunia UNESCO, isu ini dianggap krusial untuk menjaga relevansi nilai-nilai sejarah di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menyampaikan kebutuhan kota tersebut untuk belajar dari Jakarta dalam mengelola kebudayaan secara kontemporer, inklusif, dan berkelanjutan. Menurutnya, Jakarta berhasil menjadikan kebudayaan bukan sekadar warisan, tetapi juga aset pembangunan dan diplomasi kota.
“Kami ingin memahami bagaimana Jakarta memadukan kemajuan teknologi, kreativitas, dan pelestarian budaya. Hal ini penting agar nilai-nilai sejarah Sawahlunto tetap hidup dan dapat diterima generasi muda,” ujar Riyanda.
Selain pembahasan kebudayaan, audiensi juga menyinggung penguatan pelayanan publik, terutama di bidang mitigasi bencana. Pemerintah Kota Sawahlunto menyerahkan proposal hibah armada pemadam kebakaran dan membahas kemungkinan kerja sama pelatihan personel damkar dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini dianggap penting mengingat karakteristik geografis Sawahlunto dan keberadaan kawasan serta bangunan bersejarah yang membutuhkan perlindungan ekstra dari risiko kebakaran.
Pertemuan juga membuka diskusi mengenai pengembangan industri kreatif. Aktor dan sutradara Rano Karno, yang akrab disapa Bang Doel, menyatakan ketertarikannya terhadap lanskap sejarah Sawahlunto. Menurutnya, kota tambang tua ini memiliki kekuatan visual dan narasi yang ideal untuk dunia perfilman.
“Secara artistik, Sawahlunto memiliki karakter yang langka. Sejarah dan arsitekturnya menjadi set alami yang sangat bernilai,” kata Rano Karno, sembari membuka peluang agar kota tua ini dapat dijadikan lokasi pengambilan gambar film di masa mendatang.
Audiensi ini dihadiri jajaran Pemerintah Kota Sawahlunto, termasuk perwakilan Dinas Kebudayaan dan unsur kewilayahan, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama lintas daerah.
Pemerintah Kota Sawahlunto berharap kolaborasi dengan Jakarta dapat memperkuat branding kota warisan dunia, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, dan meningkatkan kapasitas pelayanan publik, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan.(def*)

0 Comments