![]() |
| Pembangunan jembatan pasca bencana di Kabupaten Agam. |
AGAM, KITAPUNYA.ID– Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui Satuan Brimob bergerak cepat mempercepat pembangunan dua unit Jembatan Bailey bantuan Kapolri di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Upaya ini dilakukan sebagai respons atas terputusnya akses transportasi warga akibat permasalahan infrastruktur.
Pembangunan jembatan rangka baja tersebut dilaksanakan di dua lokasi penting, yakni Sawah Laweh, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, serta Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur. Kehadiran jembatan sementara ini diharapkan mampu memulihkan arus mobilitas masyarakat, khususnya distribusi logistik, sekaligus mendorong kembali aktivitas ekonomi warga setempat.
Dalam proyek kemanusiaan ini, Polda Sumbar mengerahkan sebanyak 113 personel gabungan. Tim teknis terdiri atas enam teknisi ahli Korps Brimob Polri yang dipimpin Iptu Budi Santoso, dibantu tujuh teknisi spesialis fondasi. Pelaksanaan di lapangan turut diperkuat 100 personel Satbrimobda Sumbar di bawah koordinasi Kompol Dasrinal, S.H., M.H.
Pekerjaan yang dimulai sejak 29 Januari 2026 tersebut terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari kelima, tim lapangan memusatkan kegiatan pada pemasangan struktur fondasi sebagai penopang utama jembatan. Seluruh proses pembangunan ditargetkan selesai dalam kurun waktu 15 hari.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, menegaskan bahwa faktor keamanan dan ketepatan konstruksi menjadi perhatian utama dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami menurunkan personel terbaik agar pembangunan Jembatan Bailey ini berjalan sesuai standar dan presisi. Saat ini fokus utama kami adalah memperkuat fondasi supaya jembatan aman dilalui kendaraan. Ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat Agam,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya. Ia menyebutkan, pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian langsung pimpinan Polri terhadap kondisi masyarakat di Sumatera Barat.
“Bapak Kapolri memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan akses transportasi di Palembayan. Kami menargetkan seluruh pengerjaan selesai dalam 15 hari, sehingga aktivitas dan roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal,” katanya.(def*)

0 Comments