Irsyad Safar: Sarpras SMKN 4 Payakumbuh Adalah Investasi Vital untuk Masa Depan Vokasi Sumbar



PAYAKUMBUH, KITAPUNYA.ID – Pendidikan kejuruan menjadi fokus utama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Safar, saat menggelar agenda reses di SMKN 4 Payakumbuh, Selasa (3/2/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pihak sekolah untuk menyampaikan kondisi riil dan kebutuhan mendesak guna menunjang kompetensi siswa di dunia kerja.

Dalam diskusi yang berlangsung akrab tersebut, Kepala SMKN 4 Payakumbuh, Wisnarti, S.Si, M.Pd, memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi sekolah, terutama terkait ketersediaan alat praktik kejuruan yang mulai tertinggal dari tuntutan industri.

Modernisasi Alat Praktik dan Keamanan Lingkungan

Wisnarti menekankan bahwa kualitas lulusan SMK sangat bergantung pada jam terbang siswa menggunakan peralatan yang standar. Ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi melalui jalur aspirasi DPRD.

“Kami sangat membutuhkan bantuan peralatan praktik yang memadai agar kegiatan belajar lebih optimal dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Selain itu, kami juga mengusulkan pembangunan pagar sekolah demi menjamin keamanan serta kenyamanan seluruh warga sekolah,” ungkap Wisnarti di hadapan Irsyad Safar.

Pembangunan pagar permanen dinilai krusial untuk melindungi aset sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih terkontrol bagi para siswa dan tenaga pendidik.

Investasi SDM Melalui Sarpras Pendidikan

Merespons aspirasi tersebut, Irsyad Safar menyatakan komitmennya untuk mengawal usulan tersebut ke tingkat provinsi. Baginya, SMK adalah ujung tombak dalam menciptakan tenaga kerja siap pakai yang berkualitas di Sumatera Barat.

"Peningkatan sarana dan prasarana di sekolah kejuruan bukan sekadar urusan fisik bangunan, melainkan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Kami akan perjuangkan usulan ini melalui mekanisme penganggaran di tingkat provinsi," tegas Irsyad Safar.

Komitmen Pengawalan Berkelanjutan

Reses ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Kota Payakumbuh. Irsyad Safar memastikan bahwa suara dari sektor pendidikan akan menjadi prioritas dalam pembahasannya di lembaga legislatif, mengingat kewenangan pendidikan tingkat menengah (SMA/SMK) berada langsung di bawah naungan pemerintah provinsi. (*)


0 Komentar

silakan komentar yang berguna