Perkuat Mitigasi di Ranah Minang, Nevi Zuairina Serahkan Armada Tanggap Bencana PKS Sumbar

Anggota DPR RI, Nevi Zuairina. Ist
PADANG, KITAPUNTA.ID – Langkah nyata dalam memperkuat respons kemanusiaan di wilayah rawan bencana terus diperkuat. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumatera Barat resmi menerima bantuan armada mobil operasional dan penanggulangan bencana pada Sabtu (31/1/2026).

Penyerahan armada yang berlangsung di halaman Kantor DPW PKS Sumbar ini menjadi simbol kesiapsiagaan kader dan relawan dalam menghadapi potensi bencana di Sumatera Barat.

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina, menegaskan bahwa pengadaan armada ini lahir dari kesadaran akan kondisi geografis Sumatera Barat yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor, dan banjir.

“Kesiapan logistik dan mobilisasi cepat adalah kunci utama dalam menyelamatkan nyawa. Armada ini kami niatkan sepenuhnya untuk kepentingan publik, tanpa sekat. Siapa pun yang membutuhkan bantuan saat bencana, armada ini harus siap melayani,” tegas Nevi.

Sinergi Kolektif Tokoh Sumbar

Kehadiran armada ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara struktur pusat partai, pemerintah daerah, dan para wakil rakyat. Secara khusus, Nevi memberikan apresiasi kepada:

Mahyeldi Ansharullah (Gubernur Sumbar sekaligus Ketua MPW PKS Sumbar)

Rahmat Saleh (Tokoh yang turut berkontribusi dalam pengadaan unit)

Serta seluruh jajaran pengurus DPW PKS Sumbar.

Melampaui Sekadar Mobil Operasional

Bagi Nevi, mitigasi bencana bukan hanya soal alat angkut, melainkan sebuah ekosistem yang berkelanjutan. Ia mendorong agar kehadiran armada ini dibarengi dengan:

Edukasi Masyarakat: Meningkatkan literasi bencana bagi warga di zona merah.

Pelatihan Relawan: Mengasah ketangkasan tim di lapangan agar responsif.

Sinergi Lintas Lembaga: Memperkuat komunikasi dengan DPR RI dan pemerintah daerah di 19 Kabupaten/Kota.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, memastikan bahwa armada ini akan selalu dalam kondisi siaga 24 jam untuk operasi kemanusiaan.

“Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari amal kolektif kita untuk menjaga keselamatan masyarakat Sumatera Barat dan terus memperkuat budaya saling tolong-menolong (gotong royong) yang menjadi jati diri kita,” pungkas Nevi Zuairina.


0 Comments