![]() |
| Bupati Tanah, Eka Putra bersama jajaran meninjau jembatan yang terdampak halodo 2024. Ist |
BATUSANGKAR, KITAPUNYA.ID — Angin segar berembus bagi masyarakat Luhak Nan Tuo. Akses transportasi vital yang sempat lumpuh akibat hantaman bencana banjir bandang (galodo) tahun 2024 lalu kini resmi memasuki babak pemulihan total.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, meninjau langsung titik awal pengerjaan rekonstruksi Jembatan Simpang Manunggal dan rencana pembangunan Jembatan Panti pada Selasa (26/5/2026). Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat Zuldafri Darma, Kabid Pemanfaatan dan Pengendalian SDA PUPR Netrizal, serta Kabid Bina Marga Busnika Hamidi.
Bupati Eka Putra mengonfirmasi bahwa alat berat sudah mulai bergerak di lokasi Jembatan Simpang Manunggal. Sebagai langkah awal agar urat nadi perekonomian warga tidak mati total, pemerintah tengah menyiapkan jembatan darurat.
“Alhamdulillah, Jembatan Simpang Manunggal sudah mulai dikerjakan. Pembangunan jembatan sementara pun telah dipersiapkan demi menjaga kelancaran lalu lintas di lokasi proyek,” ungkap Eka Putra di sela-sela peninjauan.
Tiga Proyek Infrastruktur Raksasa Tanah Datar Tahun Ini
Tidak tanggung-tanggung, Bupati Eka Putra membeberkan bahwa tahun 2026 ini menjadi momentum akselerasi pembangunan infrastruktur yang sempat rusak parah dihantam bencana hidrometeorologi dua tahun lalu.
Terdapat tiga agenda prioritas yang siap dieksekusi tahun ini:
Jembatan Simpang Manunggal: Sudah memasuki tahap konstruksi fisik dan pembuatan jalur pengalihan arus.
Jembatan Panti: Fasilitas krusial yang sudah lama dinantikan masyarakat ini dijadwalkan masuk tahap tender dalam waktu dekat agar pengerjaan fisik bisa segera menyusul.
Perbaikan Jalan Ombilin–Batusangkar: Akses jalan utama yang juga masuk dalam daftar prioritas pengerjaan tahun ini.
Atas terealisasinya proyek ini, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran eksekutif dan legislatif tingkat provinsi. "Atas nama Pemerintah Daerah dan warga Tanah Datar, kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan DPRD Provinsi yang telah bersama-sama berjuang mewujudkan pembangunan jembatan ini," tambahnya.
Gotong Royong Warga Jadi Kunci Sukses Pembangunan
Di lokasi yang sama, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Zuldafri Darma, memberikan pujian atas kegigihan Bupati Eka Putra yang terus "menjemput bola" anggaran hingga ke tingkat pusat demi memulihkan fasilitas publik yang rusak.
Sebagai putra daerah Kecamatan Lima Kaum, Zuldafri memahami betul betapa menderitanya masyarakat sejak jembatan ini rusak. Namun, ia mengingatkan bahwa proyek ini membutuhkan pengorbanan dan kerja sama dari warga setempat.
“Saya pribadi dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang tiada henti memperjuangkan pembangunan kembali jembatan ini. Kini, kami mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran proyek, menjaga ketertiban lalu lintas, serta bersedia berbagi lahan jika diperlukan untuk tapak jembatan sementara maupun permanen,” harap Zuldafri.
Mengingat pengerjaan fisik ini berpotensi menimbulkan penyempitan jalur dan gangguan arus lalu lintas, Bupati Eka Putra juga memohon pengertian serta kesabaran dari seluruh pengguna jalan demi keselamatan dan kenyamanan jangka panjang. (Wied)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna