Bantuan Kurban Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana Padang

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyapa warga di Huntara Lubuk Buaya


PADANG, KITAPUNYA.ID – Perayaan Hari Raya Iduladha menjadi momen penuh makna dan harapan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang. Dalam semangat solidaritas, organisasi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia menyalurkan bantuan hewan kurban kepada warga yang saat ini tinggal di Hunian Sementara (Huntara) kawasan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, pada Kamis (28/5/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang juga menjabat sebagai Ketua DMDI Sumatera Barat. Program ini menyasar sedikitnya 109 kepala keluarga yang terdampak bencana dan kini menempati Huntara Rumah Nelayan serta Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Lubuk Buaya, di mana mereka akan menerima distribusi daging sapi kurban.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan DMDI Indonesia yang pada tahun ini difokuskan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang sebagai ibu kota provinsi.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi serta Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Wali Kota Fadly Amran menekankan bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial kepada sesama.

Ia menyampaikan bahwa nilai Iduladha mengajarkan tentang keikhlasan serta kepedulian antarumat. Dalam situasi pascabencana dan tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, pemerintah berupaya memastikan warga tetap mendapatkan perhatian dan dukungan.

Fadly juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendampingi warga selama proses pemulihan berlangsung. Menurutnya, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit, termasuk mereka yang masih tinggal di Huntara dan Rusunawa Lubuk Buaya.

Selain penyaluran bantuan kurban, Pemko Padang juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana. Saat ini, pembangunan sekitar 500 unit Huntap tengah dikebut di beberapa lokasi, seperti Balai Gadang, Simpang Haru, dan Pauh.

Lebih dari 200 unit pada tahap awal ditargetkan dapat selesai dalam dua hingga tiga bulan ke depan sebagai bagian dari upaya percepatan relokasi warga dari hunian sementara ke hunian permanen.

Terkait pendanaan proyek tersebut, Fadly menjelaskan bahwa pemerintah kota telah mengajukan dukungan ke pemerintah pusat untuk fasilitas penunjang. Namun apabila bantuan tersebut belum terealisasi, Pemko Padang tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan menggunakan anggaran daerah (APBD).

Sementara itu, Wakil Ketua DMDI Sumatera Barat, Pun Ardi, menyampaikan pesan dari Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus, bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Ia berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat sedikit meringankan beban warga serta memberikan semangat baru agar mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal, termasuk memulihkan kondisi ekonomi keluarga.

Acara penyerahan bantuan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan warga memiliki peran penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kota Padang.(def*)

0 Komentar

silakan komentar yang berguna