Gandeng Polda Sumbar, BRI Padang Panjang Kucurkan KUR Mikro Ketahanan Pangan

 

Foto bersama. Ist 

PADANG PANJANG, KITAPUNYA.ID — Langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus mendongkrak ekonomi akar rumput terus digulirkan di Sumatra Barat. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Padang Panjang resmi menyalurkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Ketahanan Pangan Polda Sumbar.

Penyerahan bantuan permodalan secara simbolis ini dilaksanakan di Padang Panjang pada Senin (25/5/2026). Momentum strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat beserta jajaran pejabat utama Polda, serta Pimpinan BRI Cabang Padang Panjang, Pince Pernandes.

Sinergi apik antara institusi perbankan BUMN dan aparat kepolisian ini membidik para pelaku usaha mikro yang bergerak di sektor produktif, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga sektor turunan pendukung ketahanan pangan lainnya di wilayah Sumatra Barat.

Komitmen BRI Dorong Akses Modal Mudah dan Terjangkau

Pimpinan BRI Cabang Padang Panjang, Pince Pernandes, menegaskan bahwa peran aktif BRI dalam program ini merupakan wujud nyata komitmen korporasi dalam mengawal swasembada dan stabilitas pangan nasional dari hulu ke hilir.

“Kami terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional melalui penyaluran KUR kepada masyarakat yang membutuhkan modal usaha produktif. Kami berharap program KUR Mikro Ketahanan Pangan ini dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Sumatera Barat,” tutur Pince Pernandes.

Bukan Sekadar Modal, Juga Jadi Sarana Edukasi Finansial

Selain sebagai seremoni penyerahan stimulus modal, agenda ini dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang edukasi finansial bagi masyarakat dan kelompok tani lokal.

Para penerima manfaat dibekali pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan akses permodalan yang tepat guna. Langkah preventif ini dilakukan agar serapan dana KUR benar-benar mengalir ke sektor usaha produktif, demi terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat secara jangka panjang.

Kolaborasi segitiga antara perbankan, kepolisian, dan masyarakat ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi daerah lain di Sumatra Barat untuk bersama-sama membentengi ketahanan pangan daerah dari potensi krisis global.


0 Komentar

silakan komentar yang berguna