PADANG, KITAPUNYA.ID — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menerima bantuan senilai Rp1,6 miliar dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) untuk mendukung pemulihan fasilitas umum yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum PERADI, Otto Hasibuan, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau.
Dana yang diterima akan digunakan untuk membangun tiga ruang kelas baru di SMA Negeri 12 Padang, membangun jembatan gantung di Salayo, Kabupaten Solok, serta mendirikan musala di Palupuh, Kabupaten Agam.
Gubernur Mahyeldi mengapresiasi bantuan yang diberikan PERADI. Ia menilai kontribusi tersebut sangat membantu pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sarana ibadah, dan infrastruktur penghubung antarwilayah.
“Bantuan ini sangat bernilai karena langsung menyasar fasilitas yang mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur dasar menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana. Gubernur juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Kami yakin, dengan dukungan semua pihak, proses pemulihan di Sumatera Barat dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran,” lanjutnya.
Selama kunjungan di Sumatera Barat, Otto Hasibuan dijadwalkan meninjau langsung beberapa lokasi penerima bantuan sebagai bagian dari program tersebut.
Ketua DPC PERADI Padang, Miko Kamal, menyatakan bahwa kehadiran Ketua Umum PERADI menunjukkan komitmen organisasi advokat untuk mendukung pemulihan fasilitas publik di daerah yang terdampak bencana.
Selain melakukan peninjauan, Otto juga dijadwalkan menghadiri acara halal bihalal bersama anggota PERADI Cabang Padang.(def*)

0 Comments