![]() |
| Penyerahan sembako untuk warga tak mampu. Ist |
PEKANBARU, KITAPUNYA.ID – Menandai perjalanan panjang selama 125 tahun melayani negeri, PT Pegadaian (Persero) menggelar aksi kemanusiaan bertajuk "Pegadaian Berbagi".
Kegiatan yang penuh kehangatan ini dilaksanakan serentak sebagai wujud syukur atas kepercayaan masyarakat yang telah menyertai langkah perusahaan selama lebih dari satu abad.
Di Pekanbaru, kemeriahan HUT ke-125 ini dipusatkan di Masjid Paripurna Khairul Amal, Kecamatan Rumbai, Rabu (1/4). Dalam suasana kebersamaan, Pegadaian menyalurkan bantuan berupa 50 paket sembako yang difokuskan bagi warga lansia dan keluarga prasejahtera di lingkungan RW 06, Kelurahan Lembah Damai.
Dedikasi untuk Lansia dan Warga
Kehadiran tim Pegadaian disambut antusias oleh warga setempat. Salah seorang perwakilan warga mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian perusahaan plat merah ini.
"Kami sangat senang Pegadaian hadir langsung di tengah kami. Di sini banyak orang tua dan lansia yang membutuhkan perhatian. Bantuan ini benar-benar meringankan beban kami semua," ujarnya haru.
Visi 'MengEMASkan Indonesia'
Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, yang memimpin langsung penyaluran bantuan tersebut, menekankan bahwa eksistensi Pegadaian hingga usia 125 tahun adalah berkat dukungan masyarakat.
"Banyak sejarah dan perjuangan yang terukir bersama masyarakat. Pada momentum spesial ini, kami mengusung tema ‘MengEMASkan Indonesia’. Ini adalah komitmen kami untuk terus memberikan manfaat nyata, tidak hanya melalui layanan keuangan, tapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh lapisan masyarakat terbawah," tegas Agus.
Aksi Serentak di 10 Titik Strategis
Aksi "Pegadaian Berbagi" ini tidak hanya berhenti di Pekanbaru. Sebagai bagian dari perayaan nasional, kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di 10 titik strategis di wilayah kerja Kanwil II, meliputi:
Provinsi Riau: Pekanbaru, Dumai, dan Tembilahan
Provinsi Sumatera Barat: Padang, Bukittinggi, dan Sungai Penuh.
Provinsi Kepulauan Riau: Batam, Tanjung Balai Karimun, hingga Kepulauan Natuna.
Langkah ini mempertegas peran Pegadaian sebagai institusi yang berorientasi pada kesejahteraan sosial (social value), membuktikan bahwa di usia yang ke-125 tahun, Pegadaian tetap relevan dan hadir sebagai sahabat bagi masyarakat Indonesia.

0 Komentar
silakan komentar yang berguna