Warga Minta Evaluasi Kinerja Pemadam Kebakaran Agam

 

Ilustrasi


LUBUKBASUNG, KITAPUNYA.ID – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akan meninjau kembali kesiapan armada pemadam kebakaran setelah insiden kendaraan kehabisan bahan bakar saat menuju lokasi kebakaran di Suak, Jorong Ateh, Nagari Koto Gadang Anam Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis sore.

Sekretaris Daerah Agam, Muhammad Lutfi AR, menyatakan evaluasi ini penting agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

“Kami akan segera melakukan peninjauan terhadap sistem dan armada Satpol PP Damkar Agam,” ungkap Lutfi di Lubuk Basung, Jumat. Ia menambahkan, armada Damkar di wilayah barat Agam saat ini berjumlah lima unit, namun satu unit sedang rusak akibat kecelakaan.

Saat kebakaran rumah milik Ayani (64) terjadi, pihak pemerintah daerah langsung menginformasikan kepada Kepala Satpol PP Damkar Agam. Dua unit kendaraan dikerahkan ke lokasi, namun dalam perjalanan kedua armada tersebut kehabisan BBM.

Kejadian ini dipicu kelangkaan bahan bakar di Lubuk Basung setelah salah satu SPBU setempat berhenti beroperasi akibat kontrak dengan PT Pertamina berakhir pada Kamis (26/3). Pemerintah daerah telah berupaya berkoordinasi dengan SPBU dan PT Pertamina, namun hingga kini pasokan BBM belum stabil.

Akibat insiden ini, rumah korban terbakar habis, termasuk kendaraan roda dua dan roda empat miliknya. Korban juga mengalami luka bakar di bagian kaki dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Lubuk Basung.

Warga setempat, Suhardiman, menyayangkan kejadian ini dan meminta adanya evaluasi menyeluruh terkait kinerja pemadam kebakaran di daerah tersebut.(def*)

0 Comments