PADANG, KITAPUNYA.ID – Keanekaragaman suku, budaya, dan etnis yang berkembang di Kota Padang dinilai bukan sebagai pemisah, melainkan potensi besar yang harus dijaga dan dirawat secara berkelanjutan. Keharmonisan tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat persatuan sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Hal itu kembali disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka kegiatan Rapat Kerja dan Silaturahmi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Kuranji. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Camat Kuranji, Sabtu (9/5/2026), dengan mengusung semangat kebersamaan.
Kegiatan tersebut mengangkat tema tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hadir dalam kesempatan itu para lurah se-Kecamatan Kuranji, pengurus FPK tingkat kecamatan, hingga pengurus FPK Kota Padang sebagai bentuk komitmen bersama dalam merawat keberagaman.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa FPK memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat Padang yang beragam. Ia menilai keberadaan forum ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mengoptimalkan potensi masyarakat untuk mewujudkan kota yang cerdas, sehat, serta berlandaskan nilai agama dan budaya.
Menurutnya, FPK menjadi sarana pemersatu masyarakat. Jika persatuan terjaga, maka akan muncul kekuatan besar untuk mendorong kemajuan Kota Padang. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan keberagaman sebagai energi positif untuk pembangunan daerah.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi terbentuknya FPK di Kecamatan Kuranji dan berharap kecamatan lain di Kota Padang dapat segera membentuk forum serupa. Ia menilai pembauran menjadi kebutuhan penting bagi Kota Padang yang dikenal sebagai daerah dengan masyarakat multietnis.
Ia juga menyinggung bahwa Padang mencerminkan miniatur keberagaman, dengan berbagai komunitas seperti Kampung Cina, Kampung Jawa, Kampung Keling, hingga Kampung Nias yang hidup berdampingan. Menurutnya, seluruh elemen tersebut harus dirangkul dalam semangat persatuan.
Sementara itu, Ketua FPK Kota Padang, Suardi Datuak Garang, menjelaskan bahwa pembentukan FPK merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 yang bertujuan memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Ia menegaskan bahwa FPK bukan organisasi politik, melainkan wadah untuk mempererat hubungan antaretnis dan masyarakat. Melalui forum ini diharapkan tercipta kehidupan yang harmonis dan sejahtera.
Di sisi lain, Ketua FPK Kecamatan Kuranji, Adriyosa Adnan, menyebut kegiatan rapat kerja dan silaturahmi ini menjadi momen penting untuk memperkuat soliditas internal organisasi. Kegiatan ini juga menjadi langkah lanjutan setelah kepengurusan FPK Kecamatan Kuranji dilantik pada Desember 2024.
Ia berharap seluruh pengurus dapat semakin kompak dalam menjalankan visi dan misi organisasi, khususnya dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
Melalui sinergi yang dibangun FPK, diharapkan toleransi di tengah masyarakat semakin kuat, sehingga Kota Padang tetap menjadi tempat yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya tanpa memandang perbedaan latar belakang.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna