BATUSANGKAR, KITAPUNYA.ID– Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menunjukkan komitmen serius dalam menjaga integritas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Hal ini ditegaskan Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat memimpin exit meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Barat di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Kamis (30/4).
Pertemuan tersebut menandai berakhirnya masa pemeriksaan mendalam yang telah dilakukan tim BPK selama satu bulan penuh terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Evaluasi Mendalam Pengelolaan APBD
Ketua Tim Pemeriksa BPK Perwakilan Sumbar, Welliya Elfajri, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dimulai sejak 30 Maret 2026 ini mencakup evaluasi sistem pengendalian internal serta tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Fokus pemeriksaan tim BPK meliputi:
Proses pengadaan barang dan jasa secara menyeluruh.
Verifikasi pengelolaan pendapatan dan belanja daerah.
Pengecekan langsung ke sejumlah perangkat daerah terkait untuk memastikan akurasi data.
Welliya memberikan apresiasi atas dukungan penuh jajaran Pemkab Tanah Datar selama proses audit berlangsung. Namun, ia menekankan agar seluruh catatan dan kekurangan yang ditemukan segera dilengkapi sebelum laporan akhir diterbitkan pada 25 Mei 2026 mendatang.
Instruksi Tegas Bupati: Inspektorat Jadi Komando
Merespons temuan sementara tersebut, Bupati Eka Putra langsung memberikan arahan tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menginstruksikan agar setiap rekomendasi BPK tidak hanya sekadar dibaca, tetapi langsung dieksekusi dengan langkah nyata.
"Saya tegaskan kepada seluruh pimpinan OPD, melalui Inspektorat sebagai pengarah dan pengawas utama, segera selesaikan dan lengkapi seluruh kekurangan yang ditemukan. Target kita jelas: mempertahankan kembali predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di masa mendatang," ujar Eka Putra dengan nada tegas.
Bupati menekankan bahwa audit ini merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas daerah, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Sinergi Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik
Kegiatan exit meeting ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, jajaran asisten, pimpinan OPD, hingga para Camat se-Kabupaten Tanah Datar. Sinergi yang kuat antar-lini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian catatan pemeriksaan sesuai dengan deadline yang ditetapkan.
Bupati menutup arahannya dengan menyampaikan terima kasih atas masukan konstruktif dari tim BPK yang dinilai sangat berharga bagi penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan di Tanah Datar ke depannya.
.jpg)
0 Komentar
silakan komentar yang berguna