![]() |
| Kota Padang jadi Pilot Project Digital Bansos di Sumatera, Siagakan 1.750 Agen Pendamping hingga tingkat RT RW |
PADANG, KITAPUNYA.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang menyatakan telah siap sepenuhnya untuk mendukung pelaksanaan program Digital Bansos.
Program berskala nasional ini bertujuan meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial melalui pemanfaatan data kependudukan berbasis digital.
Kepala Disdukcapil Kota Padang, Ances Kurniawan, menjelaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam menjalankan Program Unggulan (Progul) Padang Melayani.
Salah satu upaya nyata yang diterapkan adalah menjadikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai syarat utama bagi masyarakat untuk mengakses bantuan sosial.
Menurut Ances, penggunaan IKD memungkinkan proses verifikasi dilakukan secara langsung dan akurat. Dengan sistem ini, potensi kesalahan data maupun penerima ganda dapat diminimalkan sehingga bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak.
Kota Padang juga ditunjuk sebagai salah satu dari delapan daerah di Sumatera yang menjadi lokasi uji coba program tersebut. Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil berperan sebagai koordinator wilayah.
Untuk mendukung implementasi di lapangan, sebanyak 1.750 petugas pendamping telah disiapkan dan disebar hingga tingkat RT dan RW. Mereka bertugas membantu masyarakat dalam proses aktivasi IKD.
Sebelumnya, penguatan program ini telah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama sejumlah perwakilan kementerian di Rumah Dinas Wali Kota Padang. Pertemuan tersebut melibatkan Kemendagri, Kemenko Polhukam, Kemenpan-RB, Kominfo, serta Bank Indonesia.
Dalam forum itu, Maigus menegaskan bahwa digitalisasi menjadi solusi penting untuk mengatasi permasalahan ketidaksesuaian data kemiskinan di lapangan. Program Digital Bansos ini ditargetkan dapat diluncurkan secara resmi pada Oktober 2026.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna