![]() |
| Bupati Tanah Datar, Eka Putra saat menerima kunjungan Wakil Menkes RI Benyamin Paulus Octavianus. Ist |
TANAH DATAR, KITAPUNYA.ID- Komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat.
Hal itu terlihat dari kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benyamin Paulus Octavianus, ke Kabupaten Tanah Datar, Rabu (13/5/2026), guna meninjau kesiapan RSUD M Ali Hanafiah sebagai pusat layanan penanganan TBC di Sumatera Barat.
Kunjungan tersebut disambut Bupati Eka Putra bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, Wakil Ketua DPRD Kamrita, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, jajaran Dinas Kesehatan, manajemen RSUD, serta tamu undangan lainnya di Gedung Indo Jolito, Batusangkar.
Dalam agenda tersebut, Wamenkes bersama rombongan tidak hanya melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, tetapi juga meninjau langsung fasilitas layanan kesehatan di RSUD M Ali Hanafiah. Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan rumah sakit dalam mendukung program nasional percepatan penanggulangan TBC.
Wakil Bupati Ahmad Fadly menyebutkan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Tanah Datar untuk memperkuat sektor kesehatan, terutama dalam upaya eliminasi TBC yang saat ini menjadi perhatian pemerintah pusat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sangat berharap adanya dukungan nyata dari Kementerian Kesehatan, baik dalam bentuk bantuan alat kesehatan, peningkatan fasilitas pelayanan, maupun penguatan tenaga medis dan dokter spesialis.
“Alhamdulillah, Wamenkes memberikan respons positif terhadap kesiapan RSUD kita. Bahkan Tanah Datar diproyeksikan menjadi pusat pengobatan dan penanganan TBC di Sumatera Barat,” ujar Ahmad Fadly.
Selain itu, Pemkab Tanah Datar juga terus menggencarkan deteksi dini penyakit TBC melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang langsung menyasar masyarakat hingga ke tingkat bawah.
Sementara itu, Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa pola penanganan TBC kini harus dilakukan secara aktif. Pemerintah tidak lagi hanya menunggu pasien datang ke rumah sakit, melainkan turun langsung melakukan pencarian kasus di lapangan.
Untuk mendukung langkah tersebut, Kementerian Kesehatan akan menyalurkan alat rontgen portabel dan perangkat PCR ke sejumlah daerah agar proses pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat dan menjangkau masyarakat luas.
“Kami melihat fasilitas RSUD M Ali Hanafiah cukup potensial untuk mendukung program eliminasi TBC. Pemerintah pusat siap memberikan dukungan,” ungkap Wamenkes.
Direktur RSUD M Ali Hanafiah Batusangkar, Nurman, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kementerian Kesehatan terhadap pengembangan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Ia menjelaskan, dalam kunjungan itu Wamenkes juga melihat langsung kebutuhan rumah sakit, mulai dari alat laboratorium hingga kebutuhan dokter spesialis untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Tak hanya fokus pada penanganan TBC, RSUD M Ali Hanafiah juga berpeluang mendapatkan bantuan alat kesehatan melalui program hibah SIHREN guna meningkatkan layanan penyakit jantung.
“Ke depan, pasien jantung koroner di Tanah Datar diharapkan sudah bisa menjalani pemasangan ring jantung di RSUD M Ali Hanafiah tanpa perlu dirujuk keluar daerah,” pungkasnya. (Wied)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna