PADANG, KITAPUNYA.ID– BPBD Kota Padang terus menjalankan upaya darurat untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang dan jebolnya saluran irigasi di kawasan Gunung Nago. Bencana ini menyebabkan gangguan pasokan air bersih bagi rumah-rumah warga, sehingga penanganan cepat menjadi sangat penting.
Sejak awal terjadinya banjir hingga masa pemulihan pasca-bencana, BPBD Kota Padang rutin menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak. Hingga saat ini, lebih dari 1 juta liter air bersih telah didistribusikan langsung ke pemukiman warga menggunakan mobil tangki.
Dalam pelaksanaan distribusi ini, BPBD mendapat dukungan penuh dari PDAM Kota Padang serta berbagai instansi dan lembaga lainnya. Beberapa pihak yang turut terlibat antara lain Damkar Kota Padang, Satpol PP, Palang Merah Indonesia (PMI), TNI, POLRI, Dinas PU, Dinas Sosial, perusahaan BUMN dan BUMD, pemerintah kota dan kabupaten serta provinsi tetangga, relawan, dan pihak swasta.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, mengatakan saat ini pihaknya memfokuskan distribusi air bersih di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Kuranji. Hal ini karena sebagian besar warga di wilayah tersebut tidak menggunakan layanan PDAM dan mengandalkan sumber air mandiri yang terdampak banjir.
“Sejak awal kejadian hingga saat ini, BPBD Kota Padang telah menyalurkan lebih dari satu juta liter air bersih. Hampir satu minggu terakhir, kami fokus di Kecamatan Pauh dan Kuranji karena rata-rata masyarakat di sana tidak menggunakan PDAM,” jelas Kalaksa BPBD Kota Padang, Senin (19/1/2026).
BPBD Kota Padang menegaskan akan terus menyalurkan air bersih hingga kondisi sumber air masyarakat kembali normal dan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi sepenuhnya.(def*)

0 Comments