Momentum Bulan K3 Nasional: KAI Sumbar Komitmen Wujudkan Operasional Tanpa Kecelakaan

 


PADANG, KITAPUNYA.ID– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat melalui Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Divre II Sumbar, Senin (19/1), ini diikuti oleh jajaran manajemen, pekerja, serta perwakilan anak perusahaan.

Dalam apel tersebut, Manager Sarana KAI Divre II Sumbar, Nurdin Abusirin, membacakan amanat Direktur Utama KAI, Bobby Rasidin. Pesan utama yang ditekankan adalah bahwa K3 bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan tanggung jawab moral dan budaya yang harus mendarah daging di setiap insan KAI.

“Lima Kunci Keselamatan yang kita canangkan bukan sekadar slogan. Ini adalah prinsip yang harus dipahami, diyakini, dan dilaksanakan secara konsisten. Filosofi kita jelas: Berangkat selamat, bekerja selamat, dan pulang ke rumah dengan selamat,” tegas Nurdin.

Penguatan Komitmen melalui Simbolisme K3

Sebagai bentuk legalitas dan keseriusan perusahaan, dalam acara tersebut dilakukan penyerahan simbolis Bendera K3, Dokumen Kebijakan HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), serta salinan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Penyerahan ini menandai babak baru penguatan standar operasional prosedur (SOP) di lingkungan Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menambahkan bahwa Bulan K3 Nasional adalah momentum untuk mentransformasi seremonial menjadi aksi nyata di lapangan.

“Keselamatan adalah prioritas absolut. Melalui momentum ini, kami memastikan seluruh prosedur kerja dijalankan sesuai standar tertinggi, baik untuk melindungi pekerja maupun memberikan rasa aman bagi pelanggan kami,” ujar Reza.

KAI meyakini bahwa aspek keselamatan kerja berkorelasi langsung dengan kualitas pelayanan. Operasional yang andal hanya dapat dicapai jika sarana, prasarana, dan sumber daya manusia (SDM) berada dalam kondisi prima serta patuh pada protokol keselamatan.

“Layanan prima mustahil terwujud tanpa operasional yang aman. Oleh karena itu, kami terus melakukan penguatan kompetensi SDM, perawatan rutin sarana-prasarana, hingga penyempurnaan standar pelayanan pelanggan secara berkesinambungan,” tambah Reza.

Melalui peringatan ini, KAI Divre II Sumbar berharap budaya K3 dapat mendukung kelancaran transportasi kereta api yang berkelanjutan, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat pengguna jasa di Sumatera Barat.


0 Comments