Melakukan pinjaman untuk usaha souvenir di bank nagari awalnya pada tahun 1997. pada 1998 krisis moneter. pinjaman tertap berjalan meski cmacet tapi akirnya lunas juga. Setelah lunas usaha Ida Nursanti beralih ke katering dan mengajukan pinjaman lagi ke Bank Nagari. kali ini Bank nagri Syariah dengan proses yang juga cepat. Nama usaha katering Siti Nurbaya.
Usaha katering sedikit mandek lalu Ida membuka peluang dengan mengembangkan usaha rendang dan dendeng. pinjaman ketiga kalinya di Bank Nagari sebesar 150 juta. usaha kuliner yang menyediakan randang, dendeng berkembang sesuai harapan. apalagi produknya dikemas dengan elegan.
randang, dendeng dipasok ke toko-toko oleh2 yang ada di kota padang. Juga di luar Sumbar seperti Lampung, pekanbaru, Jambi dan kota lainnya.
Kami juga punya toko sendiri di Jalan Damar I No. 6 Padang.
Toko Siti Nurbaya yang diambil dari nama ibunya Nurbaya juga sudah mengekspor bumbu randang hingga ke Australia
harga produku di toko oleh-oleh Siti Nurbaya
Randang dangin 250 gram 95.000
dendeng lambok 90.000
dendeng kering 90.000
radang paru 90.000
randang ikan 75.000
randang ayam 70.000
harapannya bank nagari terus berkembang, mudahkan nasabah dalam melakukan pinjaman.
pertahankan berbagai kemudahan bagi nasabah dalam meminjam untuk pengembangan usaha, untuk nasabah jika meminjam gunakan uang yang dipinjam benar-benar untuk bisnis sehingga pinjaman bisa lancar tanpa macet.
nama suami Irwan Kemal
anak satu