Genap Tujuh Hari, Operasi SAR Dua Bocah Tenggelam di Ujung Karang Pantai Bung Hatta Resmi Dihentikan

Tim Basarnas Padang menyampaikan pencarian dua anak tenggelam di kawasan Pantai Bung Hatta Padang dihentikan setelah dilakukan pencarian selama tujuh hari. Ist 

PADANG, KITAPUNYA.ID— Upaya pencarian intensif terhadap dua bocah yang dilaporkan hilang terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang akhirnya memasuki babak akhir.

Memasuki hari ketujuh pada Jumat (24/4), Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

Kedua korban, Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), dilaporkan hilang sejak Sabtu (18/4) lalu saat tengah berenang bersama rekan-rekannya di belakang Kampus Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara. Keduanya merupakan siswa SD 06 Lapai yang beralamat di Kelurahan Gunung Pangilun.

Komandan Regu (Danru) Basarnas Padang, Tri Desyu, menjelaskan bahwa keputusan penghentian operasi ini diambil setelah tim melakukan penyisiran maksimal selama satu pekan penuh namun belum membuahkan hasil.

“Berdasarkan SOP Basarnas, operasi SAR dihentikan pada hari ketujuh. Namun, ini bukan berarti pemantauan berhenti total. Apabila ke depan terdapat informasi valid atau tanda-tanda penemuan korban, operasi akan segera kami buka kembali,” tegas Tri Desyu.

Selama proses pencarian, tim di lapangan menghadapi tantangan berat. Kondisi cuaca yang tidak menentu di perairan Padang serta fenomena pasang surut air laut menjadi kendala utama yang menghambat efektivitas penyisiran tim di area permukaan maupun bawah laut.

“Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan operasi SAR kali ini,” tambahnya.

Menanggapi kejadian memilukan ini, Basarnas mengimbau dengan sangat kepada masyarakat, terutama orang tua dan pengelola lokasi wisata, untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat cuaca ekstrem yang sering terjadi belakangan ini, pengawasan terhadap anak-anak yang beraktivitas di pinggir pantai harus dilakukan secara ketat.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di pantai agar lebih berhati-hati dan selalu memantau kondisi sekitar demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Peristiwa ini bermula ketika enam anak sedang berenang di kawasan tersebut sekitar pukul 12.40 WIB. Saat ombak besar datang, empat anak berhasil menyelamatkan diri ke pinggir, sementara Rasyid dan Zafran diduga terseret arus ke tengah laut hingga hilang dari pandangan.

0 Komentar

silakan komentar yang berguna