Menanggapi penetapan status tanggap darurat selama 14 hari oleh pemerintah daerah sejak Selasa (22/9/2026), PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru melalui Pegadaian Cabang Solok merapat menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak, Rabu (23/9/2026).
Bantuan yang difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik pengungsian tersebut diserahkan langsung kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok untuk didistribusikan secara presisi dan tepat sasaran.
Guna memastikan gizi warga terjamin, Pegadaian mengucurkan paket sembako berupa 52 karung beras (ukuran 10 kg), 55 dus minyak goreng, 7 karung gula pasir, dan 13 dus sarden. Tak hanya pangan, Pegadaian juga menyentuh kebutuhan krusial kelompok rentan seperti wanita dan balita di posko pengungsian dengan menyuplai popok bayi (pampers), pembalut, hingga perlengkapan mandi.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menegaskan bahwa aksi peduli ini merupakan wujud nyata komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "Pegadaian Peduli" untuk selalu hadir memeluk masyarakat di masa-masa sulit.
“Kami turut prihatin dan menyampaikan empati mendalam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo. Melalui bantuan ini, Pegadaian ingin hadir memberikan dukungan nyata untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dan para pengungsi. Kami berharap uluran tangan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita,” ungkap Agus Riyadi.
Agus menekankan pentingnya sinergi dan gotong royong lintas sektor agar aksi kemanusiaan berjalan efektif. Pihaknya berjanji akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan otoritas kebencanaan demi mengawal proses pemulihan pascabencana.
Apresiasi tinggi datang dari BPBD Kabupaten Solok. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, ST, MT, menyebutkan bahwa uluran tangan dari Pegadaian sangat menyuntikkan semangat dan menjawab kebutuhan mendesak para pengungsi di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Pegadaian. Bantuan pangan serta perlengkapan pendukung ini sangat berarti dan langsung menyasar kebutuhan vital pengungsi. Penanganan bencana membutuhkan kolaborasi kuat, dan kepedulian Pegadaian menjadi bukti nyata solidaritas tersebut,” tutur Nopelius.
Melalui sinergi bersama BPBD, Pegadaian berharap distribusi bantuan dapat terakselerasi dengan cepat, sekaligus menjadi pendorong semangat bangkit bagi seluruh warga Kabupaten Solok yang tengah menghadapi masa tanggap darurat.
