Berita Pilihan

Pemko Padang Tambah Empat Proyek Infrastruktur

Pengerjaan paket fisik penanganan drainase di Lubuk Minturun.



PADANG, KITAPUNYA.ID — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempercepat pelaksanaan 21 paket pekerjaan infrastruktur yang meliputi penanganan drainase, irigasi, serta sungai. 

Proyek yang dibiayai melalui dana Transfer ke Daerah (TKD) 2026 tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur sekaligus mengurangi risiko banjir di sejumlah kawasan rawan.

Pemantauan terhadap pelaksanaan proyek terus dilakukan di lapangan. Salah satunya dengan meninjau pekerjaan di Daerah Irigasi (DI) Lubuk Minturun, Kamis (24/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun kualitas pembangunan.

Sebanyak 21 paket pekerjaan itu menyasar sejumlah kawasan yang sebelumnya mengalami dampak cukup berat akibat banjir pada November dan Desember 2025. Lokasinya antara lain berada di kawasan Lubuk Minturun dan sekitarnya di Kecamatan Koto Tangah, aliran Sungai Guwo di Kecamatan Kuranji, Tabing Banda Gadang di Kecamatan Nanggalo, serta aliran Baringin di Kecamatan Lubuk Kilangan.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, sejumlah proyek yang menjadi perhatian di antaranya Drainase Kampung Apa, Drainase Surau Lubuk, DI Lubuk Minturun, serta Irigasi Lubuk Minturun 2.

Untuk pekerjaan DI Lubuk Minturun, perkembangan fisiknya kini telah mencapai 40 persen. Capaian tersebut berada 10 persen di atas target yang sebelumnya ditetapkan sebesar 30 persen.

Pekerjaan tersebut dalam kontrak dijadwalkan selesai pada 9 November 2026. Namun, pelaksana proyek menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari batas waktu yang telah ditentukan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase Dinas PUPR Kota Padang yang juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Well Of Sanora, mengapresiasi perkembangan pekerjaan tersebut.

Menurutnya, progres pembangunan di DI Lubuk Minturun menunjukkan hasil yang baik karena berada di atas target yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah progresnya on schedule. Untuk DI Lubuk Minturun saat ini sudah mencapai 40 persen, atau deviasi positif 10 persen dari target 30 persen. Dalam jadwal kontrak pekerjaan selesai 9 November, tetapi kontraktor berkomitmen untuk menyelesaikannya lebih cepat,” ujar Well Of Sanora saat melakukan peninjauan.

Ia menjelaskan, percepatan pekerjaan menjadi penting karena jaringan irigasi tersebut memiliki fungsi strategis bagi aktivitas masyarakat. Saluran tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan persawahan serta kolam-kolam perikanan yang berada di sepanjang kawasan.

Masyarakat setempat, kata dia, sangat membutuhkan keberadaan saluran irigasi yang berfungsi optimal agar kegiatan pertanian dan perikanan dapat berjalan dengan baik.

Selain melanjutkan 21 paket yang sedang dikerjakan, Dinas PUPR Kota Padang juga menyiapkan empat paket pekerjaan fisik tambahan.

Paket baru tersebut akan dibiayai menggunakan sisa anggaran hasil efisiensi proses tender TKD. Pekerjaan tambahan itu direncanakan menyasar sejumlah infrastruktur di kawasan Sungai Lareh, Kecamatan Kuranji, serta Kecamatan Lubuk Begalung.(def*)
Baca Juga
Berita Terbaru
  • Pemko Padang Tambah Empat Proyek Infrastruktur
  • Pemko Padang Tambah Empat Proyek Infrastruktur
  • Pemko Padang Tambah Empat Proyek Infrastruktur
  • Pemko Padang Tambah Empat Proyek Infrastruktur
  • Pemko Padang Tambah Empat Proyek Infrastruktur
  • Pemko Padang Tambah Empat Proyek Infrastruktur
Posting Komentar