PADANG, KITAPUNYA.ID– Sebuah gudang penyimpanan manau atau rotan yang berada di kawasan Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, terbakar pada Minggu (19/4) dini hari.
Kejadian ini sempat menarik perhatian warga sekitar karena api terlihat cukup besar disertai kepulan asap tebal yang keluar dari dalam bangunan gudang tersebut.
Laporan pertama diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada pukul 02.43 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya sekitar dua menit kemudian.
Sebanyak empat unit mobil pemadam beserta 55 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas kemudian tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.55 WIB.
Upaya pemadaman berhasil dilakukan dengan cepat, dan api dapat dipadamkan kurang dari satu jam, tepatnya sekitar pukul 03.24 WIB. Meski begitu, proses penanganan sempat mengalami kendala di lapangan.
Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat penduduk dengan akses jalan yang cukup sempit, sehingga mobil pemadam agak kesulitan menjangkau titik api secara maksimal.
Objek yang terbakar diketahui merupakan satu unit gudang penyimpanan manau milik warga bernama Immanul Yaqin (39), seorang wiraswasta.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Arista (44), api pertama kali terlihat berasal dari bagian dalam gudang. Saat itu, api sudah membesar dan membakar mesin, tumpukan sakam kayu, serta material manau yang ada di dalam bangunan.
Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Dari hasil pendataan awal, area yang terbakar diperkirakan seluas 2 x 6 meter. Selain itu, terdapat sekitar empat bangunan di sekitar lokasi yang berpotensi terdampak jika api tidak segera dikendalikan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini, dan warga sekitar juga tidak sampai harus mengungsi.
Meski tidak menimbulkan korban, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. Di sisi lain, aset yang berhasil diamankan dari kobaran api ditaksir bernilai hingga Rp2 miliar.
Kebakaran tersebut juga menyebabkan satu unit mesin pembuka kulit rotan mengalami kerusakan berat.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang. Aparat kepolisian juga telah berada di lokasi untuk membantu proses pengamanan dan investigasi.
Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi penyimpanan bahan yang mudah terbakar.
Selain itu, Damkar Kota Padang juga mengimbau warga untuk segera melaporkan kejadian darurat kebakaran melalui layanan 112 agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna