BAZNAS Dorong Pendidikan Inklusif Lewat Program BCB

BAZNAS dan ParagonCorp Perkuat Akses Pendidikan Mahasiswa di Sumatra


PADANG, KITAPUNYA.ID– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan ParagonCorp terus mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).

Kolaborasi tersebut diwujudkan lewat kegiatan pembinaan yang digelar di Auditorium Universitas Andalas, Kamis (30/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ParagonCorp menyalurkan dana zakat perusahaan serta program tanggung jawab sosial (CSR) dengan total nilai mencapai Rp1,5 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai inisiatif pendidikan dan sosial, termasuk pemberian beasiswa kepada 214 mahasiswa dari Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra yang terdampak bencana.

Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi, Ketua BAZNAS Sumatra Barat Buchari M., Ketua BAZNAS Kota Padang Muhammad Mufti Syarfie, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, serta mentor Universitas Andalas Herlambang. Kegiatan juga diikuti sekitar 1.000 mahasiswa secara luring dan daring.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Idy Muzayyad, menyampaikan bahwa program BCB menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan merata. Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan sektor swasta guna memperbesar dampak program tersebut.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Ia pun mengapresiasi kontribusi ParagonCorp yang menyalurkan dana zakat perusahaan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan, khususnya bagi mahasiswa terdampak bencana.

Lebih jauh, BAZNAS terus memperluas cakupan program BCB dengan menggandeng ratusan lembaga pendidikan di dalam negeri, bahkan mengembangkan program hingga ke luar negeri seperti Rusia dan kawasan Timur Tengah.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Idy menambahkan, pengelolaan zakat secara produktif terbukti mampu meningkatkan kualitas SDM, yang terlihat dari para alumni BCB yang telah berkontribusi di berbagai sektor, bahkan sebagian telah menjadi muzaki.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi mengapresiasi kerja sama antara BAZNAS dan ParagonCorp dalam membuka peluang pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu. Ia menilai kolaborasi antara lembaga zakat, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi seharusnya tidak lagi menjadi penghalang bagi seseorang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Elsa Mayori selaku Human Resource Business Partner Lead DC Padang dan Bukittinggi ParagonCorp menyampaikan bahwa pihaknya kembali menyalurkan zakat melalui BAZNAS dengan total Rp1,5 miliar tahun ini.

Dana tersebut disalurkan melalui sejumlah program, seperti Musala Berseri, Beasiswa Cendekia BAZNAS, serta bantuan logistik bagi keluarga, dengan fokus wilayah Sumatra. Ia berharap para penerima manfaat dapat memaksimalkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan diri dan meraih prestasi, sehingga mampu memberi dampak positif bagi masyarakat di masa depan.(def*)

0 Komentar

silakan komentar yang berguna