JAKARTA, KITAPUNYA.ID – Warga Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dibuat heboh dengan ditemukannya sesosok mayat di saluran irigasi KW6, wilayah Kepuh, pada Minggu (26/4/2026).
Jasad pria tersebut diduga merupakan terduga pelaku pencurian sepeda motor yang sebelumnya dilaporkan hilang dan telah dicari selama dua hari.
Sebelum ditemukan, pria itu dikabarkan tenggelam di kawasan Desa Bengle, Kecamatan Majalaya. Ia diduga berusaha melarikan diri dengan cara melompat ke aliran irigasi.
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tersangkut di aliran air. Letak tubuh yang sulit dijangkau membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama.
Tim gabungan berhasil mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 15.35 WIB. Proses pengangkatan jenazah dari saluran irigasi memakan waktu kurang lebih satu jam.
Kanit Basarnas Karawang, Sigit Haryanto, menjelaskan bahwa korban ditemukan saat tim melanjutkan penyisiran di sepanjang irigasi KW6.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang di air dan proses evakuasinya cukup sulit. Kami membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengangkat jasad dari lokasi,” ujarnya, dikutip dari iNews Karawang, Senin (27/4/2026).
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah mengalami pembengkakan sehingga menyulitkan proses identifikasi di tempat kejadian.
“Secara visual korban berjenis kelamin laki-laki, memakai celana cokelat tanpa mengenakan baju. Namun identitasnya belum dapat dipastikan karena kondisi tubuh sudah membengkak,” tambahnya.
Tim SAR menduga kuat bahwa jasad tersebut adalah pria yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Irigasi KW2, Perumahan CKM, Desa Bengle, dua hari sebelumnya.
“Dugaan sementara mengarah ke korban yang tenggelam dua hari lalu di Bengle, tetapi kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan tim Inafis,” jelasnya.
Saat ini, jenazah telah dibawa ke RSUD Karawang untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, tim Inafis Polres Karawang masih melakukan penyelidikan guna memastikan identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan identitas dan penyebab kematian korban,” pungkasnya.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna