TANAH DATAR, KITAPUNYA.ID – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, memberikan apresiasi terhadap program keagamaan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bertajuk “Satu Rumah Satu Hafiz/Hafizah”. Program ini dinilai efektif dalam membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Pujian tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi bersama Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, jajaran kepala OPD, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, serta Kepala Kemenag Tanah Datar di Indo Jolito, Batusangkar, Selasa (28/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Nasaruddin menyoroti kuatnya kearifan lokal di Sumatera Barat, termasuk Tanah Datar, yang mampu menyelaraskan adat istiadat dengan ajaran agama. Ia menilai falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” (ABS-SBK) menjadi bukti harmonisasi tersebut.
Menurutnya, nilai-nilai filosofi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya berkunjung langsung ke Tanah Datar guna melihat perkembangan kehidupan keagamaan masyarakat setempat.
Sementara itu, Eka Putra menyampaikan bahwa perhatian dari Menteri Agama terhadap program tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan dan memperkuat implementasinya. Ia mengungkapkan bahwa saat ini sudah lebih dari 20 ribu anak di Tanah Datar yang menjadi penghafal Al-Qur’an.
Eka menegaskan, program “Satu Rumah Satu Hafiz/Hafizah” tidak hanya berfokus pada mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga bertujuan membentuk generasi muda yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga berharap keberadaan para hafiz dan hafizah dapat memberikan pengaruh positif bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Eka Putra mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Agama yang dinilai memberikan semangat baru bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan di bidang keagamaan ke depan.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna