Antrean pengunjung naik kereta api. Ist 

PADANG, KITAPUNYA.ID— Puncak perayaan Festival Tabuik di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, sukses menyedot perhatian ratusan ribu wisatawan pada Ahad (28/6). 

Di balik kemeriahan pesta budaya tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat rekor fantastis. Moda transportasi massal KA Pariaman Ekspres diserbu penumpang hingga mencatatkan angka okupansi luar biasa mencapai 158%.

Dalam satu hari saja, kereta api relasi Pauhlima–Naras ini sukses mengangkut sebanyak 6.712 pelanggan. Angka ini melonjak tajam dibanding kapasitas normal yang disediakan, yakni 4.240 tempat duduk dari 10 perjalanan yang dioperasikan setiap harinya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa lonjakan ini dipicu oleh tingginya kesadaran masyarakat untuk menghindari jebakan macet di jalan raya menuju pusat acara.

"Terjadi kenaikan sekitar 124% jika dibandingkan hari normal yang biasanya rata-rata mengangkut 3.000 pelanggan per hari. Angka 6.712 pelanggan ini menjadi bukti nyata tingginya antusiasme sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api pada momen besar seperti Festival Tabuik," ujar Reza.

Bebas Macet, Murah, dan Suguhkan View Samudra Hindia

Ada alasan kuat mengapa KA Pariaman Ekspres menjadi primadona pelancong. Selain tarifnya yang sangat ramah di kantong—hanya Rp5.000—lokasi Stasiun Pariaman juga sangat strategis. Penumpang cukup berjalan kaki sekitar 200 meter untuk langsung mendarat di bibir Pantai Gandoriah, pusat dari prosesi pelarungan Tabuik.

Tak hanya bebas dari stres akibat macet dan pusingnya mencari kantong parkir, perjalanan selama 1,5 jam ini juga memberikan bonus visual yang memanjakan mata. Sepanjang jalur, penumpang disuguhkan panorama khas pesisir barat Sumatera Barat, mulai dari hamparan sawah hijau, perkampungan lokal, hingga birunya Samudra Hindia.

Fajar, seorang warga Kota Padang yang ikut berdesakan demi menyaksikan Festival Tabuik, mengaku sangat terbantu dengan adanya moda transportasi ini.

"Naik kereta jauh lebih praktis. Perjalanannya nyaman, tepat waktu, dan begitu turun stasiun bisa langsung jalan ke lokasi festival. Bagi saya, kereta api adalah opsi terbaik kalau ada event besar begini," tuturnya.

Kesiapan Maksimal KAI Divre II Sumbar

Meskipun volume penumpang meledak melampaui kapasitas tempat duduk (sistem tiket standing untuk KA lokal tetap berjalan sesuai regulasi keselamatan), KAI memastikan seluruh operasional berjalan aman dan kondusif. KAI telah menyiagakan petugas ekstra, melakukan optimalisasi rangkaian kereta, serta meningkatkan pelayanan di stasiun-stasiun keberangkatan maupun kedatangan.

Untuk perjalanan yang lebih terencana di masa mendatang, KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Access by KAI. Tiket KA lokal sendiri sudah bisa dipesan secara berkala mulai H-7 sebelum keberangkatan.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan besar masyarakat Sumatera Barat. KAI berkomitmen untuk terus menjaga aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan, serta siap menyesuaikan kapasitas operasi pada momen-momen dengan permintaan tinggi seperti ini," pungkas Reza.