Pertama di Dunia, Wardah Bikin Alat Bantu Dengar Berbentuk Bros untuk Perempuan Berhijab

 


JAKARTA, KITAPUNYA.ID— Brand kecantikan kebanggaan Indonesia, Wardah, mengukir sejarah baru di panggung kreativitas global. Lewat inovasi alat bantu dengar inklusif bernama Hear in Hijab, Wardah sukses membawa pulang penghargaan Bronze Lion dalam kategori Brand Experience & Activation (Cultural Engagement) pada ajang bergengsi Cannes Lions International Festival of Creativity 2026 di French Riviera, Prancis (22–26 Juni 2026).

Prestasi ini menjadi tonggak sejarah baru. Untuk pertama kalinya, solusi lokal yang lahir dari pemahaman mendalam terhadap budaya dan kebutuhan perempuan Muslim Indonesia berhasil memikat hati juri di festival periklanan dan komunikasi paling prestisius di dunia, yang telah menjadi tolok ukur industri selama lebih dari tujuh dekade.

Kolaborasi Kreatif Berbasis Empati

Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi apik antara Wardah, Dentsu Creative Jakarta, dan Digital Nativ. Ketiganya merancang Hear in Hijab sebagai jawaban atas keresahan nyata yang dihadapi oleh para lansia berhijab yang mengalami gangguan pendengaran.

Selama ini, pengguna alat bantu dengar konvensional kerap merasa tidak nyaman karena perangkat tertutup oleh kain hijab, yang akhirnya membuat suara yang ditangkap menjadi teredam. Melalui pendekatan berbasis empati, inovasi ini hadir dengan formula jenius:

Mikrofon Berbentuk Bros: Disematkan di bagian luar hijab untuk menangkap suara secara optimal tanpa terhalang kain.l.

Teknologi Nirkabel (Wireless): Suara yang ditangkap langsung diteruskan ke perangkat penerima di telinga secara jernih dan nyaman.

Hebatnya, proses riset dan uji coba ini melibatkan langsung para perempuan berhijab lansia. Langkah ini memastikan teknologi yang dilahirkan tidak hanya canggih, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan kebutuhan nyata penggunanya.

Dari Panggung Nasional Menuju Puncak Dunia

Sebelum mengguncang Prancis, Hear in Hijab sebenarnya sudah mencuri perhatian di Tanah Alir. Inovasi ini sukses menyabet Grand Prix of Medium, penghargaan tertinggi dalam ajang Citra Pariwara 2025. Lompatan prestasi dari level nasional ke panggung tertinggi dunia ini membuktikan bahwa relevansi budaya lokal memiliki daya saing yang luar biasa di tingkat global.

Khikin Indahsari, Group Head of New Brand Innovation ParagonCorp, menegaskan bahwa inovasi ini adalah bukti nyata komitmen Wardah untuk terus mendampingi perempuan di setiap fase kehidupan mereka.

"Wardah selalu percaya bahwa kecantikan adalah milik setiap perempuan. Hijab merupakan ekspresi iman dan identitas yang erat kaitannya dengan rasa percaya diri, kemampuan untuk mendengar orang-orang tercinta, serta rasa hadir dan berdaya. Hear in Hijab adalah wujud paling langsung dari misi tersebut," ungkap Khikin.

Menjawab Kompleksitas dengan Solusi Nyata

Senada dengan Khikin, Chief Creative & Experience Officer Dentsu Creative Indonesia, Defri Dwipaputra, menyebutkan bahwa pasar Indonesia memiliki keunikan tersendiri yang tidak bisa disederhanakan.

“Indonesia adalah pasar dengan cara hidup yang sangat berlapis dan nilai spiritual yang kuat. Perempuan di Indonesia layak mendapatkan brand yang berani menghadapi kompleksitas tersebut secara jujur. Bagi kami, inovasi dan teknologi adalah alat perubahan untuk memberikan manfaat nyata,” jelas Defri.

Sebagai Purposeful Beauty Tech Company, ParagonCorp (induk perusahaan Wardah) menegaskan posisinya untuk terus mengawinkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kreativitas. Lewat kemenangan historis ini, Wardah siap melangkah lebih jauh untuk menciptakan inovasi-inovasi inklusif lainnya yang tidak hanya mempercantik tampilan luar, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas demi dampak positif yang berkelanjutan.

0 Komentar

silakan komentar yang berguna