HUT ke 14 Garnita Malahayati
Gerakan wanita
Bagi nasi gratis 1000 bungkus dan kotak
Kunjungan panti asuhan yatim PGAj.
Berbagi kebahagiaan pada panti.agar bisa terus berbuat baik.
Kami doakan semoga sehat dan anak2 jad anak2 Soleha.
Pertama kali anggota DPR RI dikunjungi
Tertua 9 Agus 1930 panti lahir.
Semoga jalin kasih terus berjalan.
Jumlah anak 43 anak. Laki dan perempuan.sd, sltp, slta.
Jadi polisi, pengusaha. Lulusan
Kami doakan Garnita sukses.kami doakan Nasdem partai jadi idola di indonesia.
Jendral Syamsu dijalan alumni di sini.
Pembina panti hj.nurdin
Ardi.
Kabati
Jadikan
Insyaallah kita akan birukan Sumbar di masa akan depan.
Garnita
Hadir 19 kota semngat dsn bertekad u jadikan Nasdem sebagai partai besar penjaga bangsa.
Dua hari persiapan,
Berhala lebih berjaya dan majublagi. Bukan hanya u partai kota tapi u masyarakat Sumbarm
Menjadikan rumahnya perempuan.
Tempat rumah gadangnya politisi perempuan.
Mari bergandengan tangan u capai cita2 bersama.
Sosial keagamaan. Kami undangan mubalig, per tiga bulan. Rabbana. Kasidah rabana dan akan dilombakan.
Lomba mars Garnita.
Kaum perempuan Garnita lebih mengembangkan sayap dan sering gelar kegiatan agar terus eksis di masyarakat.
Wakil ketua DPW Nasdem Sumbat. Melinda Rose
Wakil ketua DPRD Sumbar
Nanda satria.
PADANG - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem di Sumatera Barat dimeriahkan dengan beragam kegiatan sosial.
Organisasi sayap perempuan Partai NasDem ini membagikan 1.000 bungkus nasi gratis di depan Kantor DPW Kantor NasDem Sumbar, Jalan Veteran Padang. Dihari yang sama Garnita Sumbar, juga mengunjungi Panti Asuhan Yatim PGAI Senin 21 Juli 2025.
Dalam kunjungan yang penuh kehangatan tersebut, Garnita Malahayati berbagi kebahagiaan dengan 43 anak-anak panti yang terdiri dari siswa SD, SLTP dan SLTA.
"Kedatangan kami ke Panti Asuhan ini untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti. Semoga ananda semua menjadi anak soleh dan sukses duania akhirat," kata Ketua Garnita Sumbar, Hj. Lisda Hendrajoni, dalam kunjungannya bersama Sekretaris Garnita Sumbar, Ka'bati dan sejumlah perwakilan anggota Garnita Sumbar dari kabupaten/kota di Sumbar.
Lisda berharap Garnita Malahayati dapat semakin berjaya dan maju, tidak hanya untuk kepentingan partai, tetapi juga untuk masyarakat Sumatera Barat secara keseluruhan.
Kedatangan Garnita Sumbar disambut sejumlah jajaran pengurus Panti Asuhan Yatim PGAI Padang dan belasan anak yatim.
"Kami sangat bahagia dan bangga karena ini kali pertama seorang Anggota DPR RI berkunjung sejak panti itu berdiri pada 9 Agustus 1930. Kami doakan Garnita sukses, dan semoga NasDem jadi partai idola di Indonesia," ujarnya.
Ia juga menyebutkan beberapa alumni panti asuhan yang kini sukses menjadi polisi dan pengusaha, termasuk Jenderal Syamsu Djalal.
Sekretaris Garnita, Ka'bati mengatakatan Garnita adalah sayapnya Partai NasDem dan ke depan harus menjadi rumahnya bagi para politisi di Ranah Minang.
"Mari kita bulatkan tekad untuk membesarkan Garnita agar terus dikenal dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sumbar secara khusus dan Indonesia secara luas," kata Ka'bati.
Disebutkannya, ke depan Garnita bersama NasDem Sumbar akan membirukan Sumbar dan dimelahirkan pemimpin di masa akan datang.
Ia menambahkan bahwa Garnita yang telah hadir di 19 kota/kabupaten di Sumbar bertekad menjadikan NasDem sebagai partai besar penjaga bangsa.
Dalam kunjungan ke Panti Asuhan Yatim PGAI Padang Garnita membawa bantuan berupa paket sembako dan uang tunai untuk anak panti. Dalam kesempatan itu Lisda Hendrajoni juga menberikan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
Turut hadir dalam acara ini adalah Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, yang turut mendukung inisiatif positif dari Garnita Malahayati.
Memperingati Hari Ulang Tahun ke-14, Garnita Malahayati Sumbar, sayap organisasi perempuan Partai NasDem, menunjukkan komitmen nyata terhadap kepedulian sosial dengan mengunjungi dan memberikan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan PGAI Padang, Senin (21/7/2025).
Dipimpin langsung oleh Ketua Garnita Malahayati Sumbar, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, yang juga anggota DPR RI Komisi VIII, kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan wujud konkret perhatian terhadap masa depan anak-anak yatim dan dhuafa.
Panti Asuhan PGAI Padang, yang telah berdiri sejak awal abad ke-20, menyambut hangat kedatangan Lisda dan rombongan. “Ini pertama kalinya anggota DPR RI datang langsung ke sini. Kami sangat terharu dan berterima kasih,” ujar Ketua Panti Asuhan PGAI, H. Johardi.
Panti ini menjadi rumah bagi 43 anak asuh. dari berbagai latar belakang, yang sebagian besar kehilangan orang tua atau berasal dari keluarga kurang mampu.
Dalam sambutannya, Lisda Hendrajoni menegaskan bahwa anak-anak panti asuhan adalah generasi penerus yang harus diberi dukungan penuh.
“Kami berdoa agar mereka tumbuh sehat, menjadi anak sholeh, dan meraih cita-cita setinggi langit. Bantuan ini bentuk kasih sayang kami, semoga bisa meringankan beban dan memotivasi mereka,” ujar Lisda dengan penuh haru.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi:
Paket sembako. untuk kebutuhan sehari-hari
Santunan tunai sebagai bantuan pendidikan dan
Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari Lisda Hendrajoni
Garnita Malahayati Sumbar: Organisasi yang Bergerak dengan Hati,
Kegiatan ini bukan sekadar agenda ulang tahun, melainkan bukti nyata dedikasi Garnita Malahayati dalam membangun kepekaan sosial. Sejak berdiri 14 tahun lalu, organisasi ini aktif dalam berbagai program pemberdayaan perempuan, anak, dan masyarakat marginal.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar keluh kesah, dan memberikan solusi. Ini baru awal, masih banyak lagi yang akan kami lakukan,” tegas Lisda.
H. Johardi berharap, kunjungan ini menjadi awal sinergi jangka panjang antara panti asuhan dan Garnita Malahayati. “Semoga aksi baik ini menginspirasi banyak pihak untuk turut peduli,” ucapnya.
Di akhir acara, tawa ceria anak-anak panti mengiringi penyerahan bantuan, menciptakan momen hangat dan penuh makna. Dengan langkah ini, Garnita Malahayati Sumbar membuktikan bahwa ulang tahun bukan sekadar perayaan, tapi juga momentum berbagi kebahagiaan. (EF)