Bagi Fadly Amran, inisiatif ini bukan sekadar pembagian LKS biasa. Lebih dari itu, ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah kota dalam mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif dan merata, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
"Alhamdulillah, hari ini kita selesaikan seluruh aktivasi Progul Padang Juara yang berkaitan dengan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini bukti bahwa Pemko Padang hadir untuk rakyat," tutur Fadly dalam sambutannya.
Sejak awal kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Maigus Nasir, pasangan ini memang menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar utama program kerja. Setelah sebelumnya meluncurkan program seragam gratis pada 11 Juli 2025, kini giliran LKS yang digratiskan, bertujuan agar siswa dapat belajar tanpa terbebani biaya tambahan.
Fadly menegaskan bahwa Pemko Padang bertekad memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak di kota ini untuk mendapatkan pendidikan yang layak, tanpa terhalang persoalan ekonomi. Ia berharap langkah ini akan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat dan keberkahan dari Allah SWT.
"Mudah-mudahan niat baik kita ini menjadi amal jariyah dan meringankan beban para orang tua siswa," imbuh Fadly.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, yang turut mendampingi Walikota, menjelaskan bahwa LKS gratis ini akan menjangkau lebih dari 12.000 siswa SD dan SMP di Kota Padang. Mereka yang akan menerima manfaat adalah siswa yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Jumlahnya 6.272 siswa SD dan 5.647 siswa SMP. Total anggaran untuk program ini mencapai Rp2,1 miliar dari APBD Kota Padang," jelas Yopi.
Langkah ini menjadi salah satu strategi Pemko Padang dalam menekan angka putus sekolah dan mendukung Pendidikan Gratis di Padang secara lebih menyeluruh. Dengan adanya pembagian LKS dan seragam gratis, diharapkan tidak ada lagi anak-anak Kota Padang yang tertinggal hanya karena masalah biaya.
Program ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk para orang tua siswa yang merasa sangat terbantu di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Selain meringankan beban, program ini juga mempertegas posisi Pemko Padang sebagai pemerintah daerah yang memprioritaskan pendidikan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Dengan langkah konkret ini, Pemko Padang semakin mantap melangkah menuju visi Padang Juara, yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
0 Comments