Sembari Edukasi Keselamatan Rel, KAI Divre II Sumbar Ajak Ratusan Anak Yatim ‘Healing’ Naik Kereta ke Pantai Gandoriah

 


PARIAMAN, KITAPUNYA.ID – Suasana ceria dan gelak tawa memecah keheningan Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, pada Sabtu (4/7/2026). Sebanyak 170 anak yatim beserta para ibunya (bunda yatim) tampak larut dalam kegembiraan saat mengikuti gelaran Muharam Fest, sebuah ruang kolaborasi sosial antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat dengan Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Padang.

Rangkaian agenda berbagi kebahagiaan ini dikemas unik. Tidak sekadar santunan formal, para peserta diajak langsung merasakan sensasi bertualang menggunakan moda transportasi publik ikonik Sumatra Barat, Kereta Api (KA) Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, pulang-pergi dari Stasiun Padang.

Di sepanjang jalurnya besi tersebut, KAI menyelipkan misi edukasi yang interaktif. Anak-anak diperkenalkan dengan seluk-beluk dunia perkeretaapian—mulai dari profesi masinis dan kru, alur pemesanan tiket digital, hingga yang paling krusial: sosialisasi pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur rel kereta api.

“Melalui Muharam Fest, KAI ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak-anak yatim. Kami berharap perjalanan dengan kereta api, edukasi keselamatan, hingga berbagai aktivitas yang disiapkan hari ini dapat menjadi kenangan indah, menumbuhkan semangat, serta memotivasi mereka untuk terus meraih cita-cita,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.

Dari Dongeng Islami hingga Ruang Pulih Ibu Tangguh

Setibanya di destinasi Pantai Gandoriah, keseruan berlanjut dengan berbagai aktivitas rekreatif dan spiritual. Anak-anak tampak antusias mengikuti sesi dongeng Islami, menjajal wahana berkuda di pesisir pantai, makan bersama, hingga puncaknya melaksanakan doa bersama bertajuk "Mengetuk Pintu Langit" sekaligus penyerahan santunan.

Menariknya, kegiatan ini juga memberikan perhatian khusus bagi para ibu tunggal yang mendampingi. Melalui sesi Ruang Pulih Ibu Tangguh, para bunda yatim difasilitasi wadah khusus untuk saling menguatkan emosional, berbagi kisah inspiratif, serta mendapatkan asupan motivasi psikologis.

Pengalaman berkesan ini diakui langsung oleh salah satu peserta cilik, Alikha Naila Maharani (10). Bagi Alikha, momen liburan edukasi ini merupakan pengalaman pertamanya menjajal angkutan berbasis rel tersebut.

“Ini pertama kalinya saya naik kereta api. Perjalanannya seru, bisa bermain bersama teman-teman, mendengarkan dongeng, dan naik kuda. Terima kasih kepada KAI dan semua kakak-kakak yang sudah membuat kami bahagia hari ini,” ungkap Alikha dengan mata berbinar.

Apresiasi dan Sinergi Berkelanjutan

Langkah nyata kepedulian BUMN ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak mitra gerakan. Kepala Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Padang, Romi Satriawan Cahyadi, menyebutkan bahwa sinergi ini berhasil menyentuh sisi pemenuhan emosional anak-anak sekaligus penguatan nilai keislaman menyambut momentum Muharam.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar yang telah membuka ruang kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan bunda yatim. Tidak hanya memberikan kesempatan menikmati perjalanan dengan kereta api, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar, bermain, dan menguatkan nilai-nilai keislaman. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut,” tutur Romi.

Melalui momentum Muharam Fest ini, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya bahwa kehadiran operasional kereta api di ranah Minang tidak sekadar sebagai penggerak roda ekonomi dan mobilitas fisik, melainkan juga harus mampu menjadi motor penggerak kepedulian sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat rentan.

0 Komentar

silakan komentar yang berguna