PADANG, KITAPUNYA.ID — Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara.
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin delegasi yang terdiri dari unsur pemerintah dan akademisi dalam kunjungan kerja ke Provinsi Guangdong, Tiongkok, pada Senin (6/7/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di Guangdong Construction Vocational Technology Institute, Kota Guangzhou. Agenda ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan Expo Beasiswa Pemerintah Kota Padang ke Tiongkok yang sebelumnya digelar di Padang pada Januari 2026.
Rombongan asal Sumatera Barat itu disambut dengan pertunjukan barongsai sebelum mengikuti rangkaian kegiatan resmi. Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Partai Guangdong Construction Vocational Technology Institute, Li Guozhang, dan dihadiri pula oleh Kepala Inspektur Departemen Pendidikan Provinsi Guangdong, Xu Shimin.
Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menyampaikan bahwa Program Padang Juara merupakan salah satu program prioritas pemerintahannya yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas akses generasi muda terhadap pendidikan berkualitas, termasuk melalui beasiswa ke luar negeri.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama perguruan tinggi. Delegasi dari Indonesia turut membawa perwakilan sejumlah kampus, seperti Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, STTIND, dan Universitas Baiturrahmah.
Para pimpinan perguruan tinggi tersebut melakukan pertemuan dengan tujuh institusi pendidikan tinggi di Tiongkok untuk membahas peluang kerja sama akademik, termasuk pengembangan program pendidikan bersama.
Skema beasiswa yang ditawarkan menggunakan pola pendidikan lintas negara. Mahasiswa penerima program akan menjalani studi selama satu tahun di kampus asal di Indonesia, kemudian melanjutkan pendidikan selama dua tahun di Tiongkok, sebelum kembali ke kampus asal untuk menyelesaikan masa studi pada tahun terakhir.
Fadly menyebut, sebanyak 60 calon mahasiswa asal Kota Padang telah lolos seleksi dan mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di Tiongkok melalui program beasiswa penuh.
Ia menegaskan, kerja sama tersebut akan terus dikembangkan agar semakin banyak generasi muda Padang dan Sumatera Barat yang memiliki kesempatan memperoleh pendidikan bertaraf internasional.
"Kerja sama ini akan terus kita perluas bersama perguruan tinggi di Kota Padang dan Sumatera Barat agar semakin banyak peluang pendidikan global yang bisa dimanfaatkan anak-anak muda," ujar Fadly.
Upaya Pemko Padang dalam memperluas jaringan pendidikan internasional juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Oki Earlivan Sampurno, menilai pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama dalam kemajuan daerah.
Menurut Oki, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra internasional merupakan strategi penting untuk mencetak generasi yang unggul serta mampu bersaing di tingkat global.
Ia mengapresiasi langkah Pemko Padang yang melibatkan kalangan akademisi dalam memperkuat sektor pendidikan dan berharap hubungan kerja sama Indonesia-Tiongkok terus berkembang, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal dari semakin luasnya akses pendidikan internasional bagi masyarakat Padang sekaligus mempererat hubungan kerja sama akademik antara Indonesia dan Tiongkok.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna