PADANG, KITAPUNYA.ID— Sudah enam hari berlalu sejak peristiwa kecelakaan maut di kawasan Simpang Gadut, Padang, namun identitas seorang korban pria lansia hingga kini masih menjadi misteri.
Jenazah korban saat ini masih tersimpan di kulkas pendingin Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr. M. Djamil Padang, menunggu kehadiran pihak keluarga.
Korban diantar oleh petugas Polresta Padang pada Sabtu (8/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB, tak lama setelah musibah kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.
Meski telah berada dalam perawatan pihak rumah sakit selama hampir sepekan, prosedur pemeriksaan luar (autopsi luar) terhadap jenazah belum dapat dieksekusi secara optimal. Hal ini terjadi lantaran belum adanya surat persetujuan maupun penolakan dari pihak keluarga korban sebagai pemenuhan syarat kelengkapan administrasi forensik.
Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RS M. Djamil Padang, Rahdiyul Ermanto, mengonfirmasi bahwa seluruh tindakan penanganan jenazah harus mengacu pada regulasi dan regulasi hukum yang berlaku.
"Korban kami terima dari petugas Polresta Padang pada tanggal 8 Agustus sekitar pukul 02.45 WIB. Sampai saat ini jenazah sudah dititipkan selama enam hari di kulkas jenazah, namun pemeriksaan luar belum dilakukan karena belum ada masyarakat yang datang mencari keberadaan korban. Jadi belum ada surat persetujuan atau penolakan dari pihak masyarakat sebagai keluarga korban," terang Rahdiyul.
Ciri-Ciri Fisik dan Bawaan Korban
Guna mempercepat proses identifikasi dan memberikan kepastian bagi pihak keluarga, RSUP Dr. M. Djamil mempublikasikan ciri-ciri fisik serta pakaian terakhir yang dikenakan oleh korban
Prakiraan Usia: Sekitar 60 tahun (Laki-laki).
Ciri Fisik: Hidung mancung, perawakan kurus, mata cekung, kulit sawo matang.
Rambut & Wajah: Rambut lurus beruban putih, serta memiliki kumis dan janggut yang juga sudah beruban.
Pakaian Terakhir: Celana berwarna abu-abu dan baju bermotif/corak berwarna cokelat.
Barang Bawaan: Ditemukan bungkus minuman sachet di dalam saku pakaian korban.
Imbauan Resmi Bagi Masyarakat yang Merasa Kehilangan
Pihak RSUP Dr. M. Djamil mengimbau secara terbuka kepada masyarakat luas, khususnya yang berada di wilayah Kota Padang dan sekitarnya, untuk segera melapor jika memiliki anggota keluarga atau kerabat yang belum kembali ke rumah sejak Sabtu (8/8/2026) lalu.
Penetapan identitas secara resmi sangat vital agar jenazah dapat segera dipulasarai dan diserahkan kepada pihak keluarga secara layak.
"Kami berharap apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, segera menghubungi pihak yang berwenang atau datang ke RS M. Djamil Padang untuk melakukan konfirmasi dan proses identifikasi," pungkas Rahdiyul.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengenali ciri-ciri di atas, diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Padang atau mendatangi Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr. M. Djamil Padang.
