PADANG, KITAPUNYA.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, menegaskan komitmennya untuk memberantas penyalahgunaan narkotika, termasuk jika pelanggaran tersebut dilakukan oleh anggota kepolisian sendiri.
Ia mengingatkan seluruh personel Polda Sumbar agar tidak pernah terlibat dalam penggunaan maupun peredaran narkoba. Menurutnya, anggota Polri harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dengan menjaga integritas serta mematuhi hukum yang berlaku.
Dalam keterangannya pada Sabtu (19/7), Kapolda menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi personel yang terbukti terlibat narkotika, baik sebagai pengguna maupun pengedar. Setiap pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Djati Wiyoto Abadhy menjelaskan, penyalahgunaan narkoba bukan hanya merusak masa depan pelaku, tetapi juga mencederai citra Polri yang terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat. Karena itu, seluruh anggota diminta menjaga nama baik institusi dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Sebagai langkah pencegahan, pengawasan terhadap personel akan diperketat melalui tes urine secara berkala, inspeksi mendadak, serta pengawasan langsung dari pimpinan di setiap satuan kerja.
Kapolda juga memerintahkan seluruh Kapolres, Kapolsek, dan pejabat utama di lingkungan Polda Sumbar untuk meningkatkan pembinaan serta pengawasan terhadap anggotanya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Ia memastikan penindakan akan dilakukan tanpa pandang bulu. Anggota yang terbukti melanggar akan diproses melalui jalur pidana, sidang kode etik, hingga sanksi administratif sesuai peraturan yang berlaku.
Bahkan, Kapolda menegaskan bahwa personel yang terbukti terlibat narkoba akan diusulkan menjalani sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai bentuk ketegasan institusi.
Selain penegakan hukum, ia mengajak seluruh anggota untuk saling mengingatkan dan menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari narkoba.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika harus dimulai dari internal kepolisian agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.
Polda Sumatera Barat, lanjutnya, akan terus menjalankan pembinaan, pengawasan, serta penegakan hukum secara konsisten terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan personel.
Dengan demikian, tidak ada ruang bagi anggota yang mencoreng kehormatan institusi melalui penyalahgunaan narkotika.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna