10 Tahun Menanti dalam Keterbatasan, Tangis Haru Warga Padang Pecah Saat Terima Bantuan Kursi Roda dari Lisda Hendrajoni

Penyerahan bantuan kursi roda bagi warga tak mampu. Ist 

PADANG, KITAPUNYA.ID— Bagi keluarga Satria Nur Alfathih (12) dan Junaedi Darwis (52), hadirnya sebuah kursi roda bukan sekadar bantuan fisik biasa, melainkan secercah harapan baru untuk menjalani hari dengan lebih layak. 

Kebahagiaan itu akhirnya terwujud tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Provinsi Sumatera Barat, Selasa (21/7/2026).

Satria, bocah 12 tahun yang divonis menderita epilepsi dan mengalami kejang berulang sejak usia dua tahun, harus terus berjuang melawan sakitnya sembari rutin mengontrol kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Di sisi lain, Junaedi Darwis telah terbaring lumpuh sejak 2015 silam. Di tengah impitan ekonomi keluarga yang memprihatinkan, uluran tangan dari Anggota DPR RI Dapil Sumbar, Lisda Hendrajoni, menjadi jawaban atas doa-doa mereka selama ini.

Nurhayati, nenek dari Satria, tak sanggup menahan derai air mata saat menerima langsung bantuan kursi roda tersebut. Bantuan yang ia aspirasikan melalui Anggota DPRD Sumbar Fraksi NasDem, H. Irwan Zuldani, akhirnya terealisasi.

"Alhamdulillah, terima kasih banyak. Bantuan dari Ibu Lisda dan Pak Irwan ini sangat berarti bagi cucu saya. Sekarang bergerak dan beraktivitas jadi jauh lebih mudah," ucap Nurhayati dengan suara bergetar.

Momen haru ini menjadi penegas bahwa peringatan HUT ke-15 Garnita Malahayati di Sumbar bukan sekadar perayaan ceremonial. Penyerahan kursi roda ini merupakan perwujudan nyata dari tema Garnita Peduli yang digelorakan secara nasional oleh Ketua Umum Garnita Malahayati, Andina Thresia Narang.

Dalam pengarahannya, Ketua Umum Garnita Malahayati Partai NasDem, Andina Thresia Narang, menegaskan bahwa tolok ukur kebesaran organisasi bukan terletak pada kemegahan acara, melainkan pada besarnya dampak dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

"Kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan. Kami ingin membuktikan Garnita Malahayati dapat dirasakan hingga ke desa-desa dan pelosok. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk terus mengabdi, bergotong royong, dan menghadirkan perubahan," tegas Andina.

Ia juga memaparkan program strategis skala nasional, salah satunya gerakan restorasi terhadap 1.500 sekolah guna memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan fasilitas belajar yang aman dan layak.

Wajah Haru Penerima Bantuan di Sumbar

Di Sumatera Barat, semangat kepedulian tersebut diwujudkan secara konkret melalui penyaluran bantuan kursi roda dari Anggota DPR RI Dapil Sumbar, Lisda Hendrajoni. Penyerahan bantuan ini menjadi penawar dahaga bagi keluarga miskin yang bertahun-tahun merawat anggota keluarganya dalam kondisi lumpuh dan sakit kronis.

"Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat bagi ananda Satria dan Pak  Junaedi. Dengan kursi roda mereka diharapkan lebih mudah dalam beraktivitas sehari-hari hari," katanya.

Sementara Jajaran Pengurus Garnita Malahayati Sumatera Barat berharap momentum HUT ke-15 ini dapat terus memperkuat komitmen seluruh kader di Ranah Minang untuk konsisten hadir, mendengar, dan memberi solusi nyata atas kesulitan yang dialami oleh masyarakat rentan. 




0 Komentar

silakan komentar yang berguna