Berita Pilihan

Kota Tua Padang Dikembangkan Jadi Destinasi Gastronomi

Walikota Fadly Amran memimpin rapat


PADANG, KITAPUNYA.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mempercepat rencana revitalisasi kawasan Kota Tua Batang Arau dan Kampung Pondok. Penataan ini ditujukan untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata sejarah dan gastronomi.

Revitalisasi kawasan akan menggabungkan upaya menjaga warisan sejarah dengan aktivitas sosial masyarakat, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan wisata kuliner. 

Dengan demikian, penataan tidak sebatas memperbarui tampilan kawasan, tetapi juga mengembalikan perannya sebagai ruang publik yang aktif dan mendukung pertumbuhan pelaku usaha kreatif.

Kawasan Kota Tua Batang Arau dan Kampung Pondok memiliki kekayaan sejarah, karakter bangunan yang khas, serta budaya kuliner Padang yang kuat. Berbagai potensi tersebut menjadi dasar pengembangan kawasan, termasuk untuk memperkuat posisi Kota Padang dalam Jaringan Kota Kreatif UNESCO pada bidang gastronomi.

Program revitalisasi ini merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang. Pemko Padang berharap penataan kawasan mampu meningkatkan aktivitas masyarakat, membuka peluang bagi ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat daya tarik kuliner lokal.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa revitalisasi membutuhkan konsep yang jelas, termasuk penguatan identitas kuliner yang autentik dan pengelolaan yang dilakukan secara profesional dengan melibatkan berbagai sektor.

“Pemko Padang siap menjadi fasilitator agar revitalisasi Kota Tua berkembang menjadi gerakan sosial dan ekonomi, bukan sekadar proyek infrastruktur. Kita ingin kawasan Kota Tua kembali menjadi ruang publik yang hidup, tempat tumbuhnya usaha kreatif, serta pembelajaran sejarah dan wisata kuliner lokal,” kata Fadly.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadly ketika memimpin rapat pembahasan revitalisasi Kota Tua di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (18/9/2026).

Dalam rapat itu, Fadly juga meminta agar pendataan bangunan di kawasan tersebut dilakukan secara menyeluruh dan segera diselesaikan. Identifikasi meliputi kondisi bangunan, kepemilikan, pemanfaatan, hingga nilai sejarah pada setiap persil.

Menurutnya, data tersebut penting untuk menentukan pola penataan yang sesuai dengan karakter masing-masing bangunan.

“Saya ingin proses ini dipercepat dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Setelah semuanya jelas, proses revitalisasi dapat segera dilakukan,” ujarnya.

Untuk bangunan yang memiliki nilai sejarah dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya, Fadly menekankan pentingnya aspek konservasi. Penataan kawasan harus tetap mempertahankan karakter historis serta nilai budaya yang menjadi identitas Kota Tua Padang.

Kuatnya jejak sejarah dan karakter arsitektur di Batang Arau maupun Kampung Pondok membuat proses revitalisasi membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Pendekatan tersebut dinilai penting agar pengembangan kawasan tidak menghilangkan nilai sejarah yang telah melekat.

Rapat turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi Ismail, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, Camat Padang Barat Diko Riva Utama, serta Camat Padang Selatan Wilman Muchtar.

Hadir pula Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Bung Hatta Joni Wongso, jajaran Pengelola Kota Tua, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cagar Budaya Kota Tua Batang Arau Tommy Jhonlie, dan Ketua Pokdarwis Kota Tua Kampung Pondok Hongky Victor.

Pendataan bangunan diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun penataan kawasan secara terukur dan tepat sasaran. Melalui konsep tersebut, revitalisasi Kota Tua Padang diarahkan untuk menyatukan pelestarian warisan sejarah dengan kehidupan masyarakat, ekonomi kreatif, serta pengembangan gastronomi.(def*)
Baca Juga
Berita Terbaru
  • Kota Tua Padang Dikembangkan Jadi Destinasi Gastronomi
  • Kota Tua Padang Dikembangkan Jadi Destinasi Gastronomi
  • Kota Tua Padang Dikembangkan Jadi Destinasi Gastronomi
  • Kota Tua Padang Dikembangkan Jadi Destinasi Gastronomi
  • Kota Tua Padang Dikembangkan Jadi Destinasi Gastronomi
  • Kota Tua Padang Dikembangkan Jadi Destinasi Gastronomi
Posting Komentar