PADANG, KITAPUNYA.ID– Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia (lansia) terus dikembangkan melalui kerja sama lintas negara. Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar bersama Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menggandeng ACAI dari Thailand dalam program internasional bertajuk Smart Healthy Ageing in West Sumatra: Empowering Inclusive, Productive, and Culturally Connected Communities, an ASEAN Model.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang, dengan tujuan mendorong para lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif, baik dari sisi fisik maupun spiritual. Program ini melibatkan sekitar 50 lansia yang berasal dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun masyarakat umum.
Pendampingan diberikan melalui sejumlah kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan lansia. Peserta mendapatkan pemeriksaan serta edukasi kesehatan fisik dan mental, mengikuti senam lansia, belajar memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) seperti kunyit, hingga menjalani skrining psikologis.
Selain kesehatan, program tersebut juga memperkenalkan literasi digital kepada peserta. Para lansia mendapat pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak serta pelatihan memanfaatkan sejumlah fitur pada aplikasi WhatsApp. Pembinaan keagamaan juga menjadi bagian kegiatan melalui pendampingan membaca Al-Qur'an.
Dosen pendamping PKM, Oktri Permata Lani, mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang ikut menyukseskan program tersebut. Dukungan datang dari Pemerintah Kota Padang, Kelurahan Padang Sarai, Dinas Sosial Kota Padang, Tim PKK, hingga Koperasi Karang Putih.
Oktri mengatakan antusiasme para lansia menjadi salah satu hal yang membuat pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik. Menurutnya, program tersebut sekaligus menjadi bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Tim PKM Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang dipimpin Tri Yuliani.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Hilma Damanhuri Djalil, turut memberikan apresiasi. Ia menilai perguruan tinggi perlu menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sehingga ilmu akademik dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Konsep smart and healthy aging juga dianggap sejalan dengan nilai-nilai lokal Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), terutama dalam hal penghormatan terhadap orang tua dan penguatan kepedulian sosial.
Lurah Padang Sarai, Nasrul, menyambut baik kolaborasi yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga internasional, dan masyarakat tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas karena saat ini penerima manfaat baru sekitar 50 lansia.
Menurut Nasrul, Padang Sarai merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk yang cukup besar di Kota Padang sekaligus menjadi kawasan yang berada di jalur masuk dari arah utara. Karena itu, program pemberdayaan seperti ini dinilai dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah dan program unggulan Pemerintah Kota Padang, termasuk upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lanjut usia serta memperkenalkan potensi dan destinasi lokal Padang Sarai.
Manfaat kegiatan juga dirasakan langsung oleh peserta. Mai, salah seorang kader Posbindu yang mengikuti program tersebut, mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan tanaman herbal untuk kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, pengetahuan tentang tanaman obat dapat menjadi alternatif yang bermanfaat bagi keluarga, terutama untuk kebutuhan sederhana yang tidak selalu mengharuskan masyarakat mendatangi fasilitas kesehatan.
Peserta lainnya, Neti, juga mengaku senang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Ia mendapatkan pengetahuan mengenai penggunaan telepon seluler, mengikuti senam lansia, kegiatan keagamaan, serta belajar memanfaatkan tanaman obat keluarga.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kelompok lanjut usia tetap memiliki ruang untuk berkembang dan berkontribusi. Dengan dukungan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga internasional, dan masyarakat, lansia diharapkan mampu menjalani masa tua secara lebih sehat, mandiri, produktif, sekaligus mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan zaman.(def*)
