Berita Pilihan

Mahyeldi Dukung Pengembangan Wisata Panjat Tebing Harau

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI)



LIMAPULUH KOTA – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumbar yang telah menggelar Harau International Climbing Festival (HICFEST) 2026 di kawasan Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (3/11/2026).

Menurut Mahyeldi, kegiatan bertaraf internasional tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan kekayaan alam Sumatera Barat sekaligus mengembangkan olahraga panjat tebing sebagai daya tarik wisata yang mampu menjangkau wisatawan dalam dan luar negeri.

Ia menilai HICFEST bukan sekadar wadah bagi atlet maupun komunitas panjat tebing untuk beraktivitas dan berkompetisi. Lebih dari itu, festival ini menjadi media promosi keindahan alam Lembah Harau yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Mahyeldi berharap penyelenggaraan HICFEST dapat membuat nama Harau semakin dikenal di berbagai negara. Kawasan tersebut memiliki bentang alam yang istimewa dengan beragam pilihan kegiatan wisata, termasuk olahraga panjat tebing.

Menurutnya, festival tahun ini merupakan pengembangan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah menarik perhatian komunitas panjat tebing. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan skala yang semakin besar, sehingga Harau mampu menjadi salah satu lokasi pilihan untuk kejuaraan panjat tebing tingkat nasional maupun internasional.

Mahyeldi juga menyoroti keunikan tebing-tebing alami di Lembah Harau yang memiliki karakter dan tingkat tantangan tersendiri. Potensi tersebut bahkan mendapat apresiasi dari sejumlah pengunjung mancanegara.

Ia menyebutkan, salah seorang tamu asing bernama Steve Long turut mengagumi ketinggian tebing yang ada di kawasan Harau. Hal ini menjadi bukti bahwa kawasan tersebut mempunyai keunggulan alam yang layak dikembangkan lebih jauh.

Selain olahraga panjat tebing, Lembah Harau juga menyimpan potensi wisata alam lainnya, termasuk sekitar 27 air terjun. Kekayaan tersebut dapat menjadi modal untuk membangun Harau sebagai destinasi wisata terpadu yang memadukan keindahan alam, olahraga, seni, dan kebudayaan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjut Mahyeldi, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ia menilai sektor pariwisata mempunyai peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, berbagai kegiatan olahraga, budaya, seni, dan festival lainnya perlu terus dikembangkan untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua Pengprov FPTI Sumbar, Zuhrizul, menjelaskan bahwa HICFEST bertujuan mengenalkan panjat tebing sebagai salah satu bentuk wisata olahraga yang bisa dinikmati oleh berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga keluarga.

Ia berharap ke depan panjat tebing dapat menjadi salah satu alasan bagi wisatawan untuk berkunjung ke Lembah Harau. Dengan demikian, olahraga yang selama ini identik dengan aktivitas ekstrem tersebut juga bisa berkembang menjadi pilihan rekreasi keluarga.

Zuhrizul menambahkan, FPTI Sumbar ingin memastikan kegiatan wisata panjat tebing di Harau tidak hanya berlangsung saat festival digelar, tetapi dapat dilakukan sepanjang tahun.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, FPTI Sumbar memperoleh dukungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) berupa pemanfaatan bangunan bekas kantor BKSDA. Gedung tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi Harau Climbing Center yang berfungsi sebagai pusat informasi dan kegiatan panjat tebing di kawasan Lembah Harau.

Dalam pelaksanaannya, HICFEST 2026 mengambil tempat di empat kawasan tebing, yakni Tebing Aka Barayun, Tebing Echo, Tebing Pataki, dan Tebing Konoha. Zuhrizul berharap festival ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan wisata panjat tebing sebagai aktivitas yang dapat dinikmati wisatawan sepanjang tahun.

Ia turut mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, di antaranya BKSDA, BPBD, KONI, Eiger, serta Bank Nagari.

Melalui penyelenggaraan HICFEST 2026, Mahyeldi berharap Lembah Harau semakin berkembang menjadi destinasi wisata olahraga yang dikenal hingga tingkat internasional. Selain meningkatkan popularitas daerah, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, membuka kesempatan usaha baru, dan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota.(def)
Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Mahyeldi Dukung Pengembangan Wisata Panjat Tebing Harau
  • Mahyeldi Dukung Pengembangan Wisata Panjat Tebing Harau
  • Mahyeldi Dukung Pengembangan Wisata Panjat Tebing Harau
  • Mahyeldi Dukung Pengembangan Wisata Panjat Tebing Harau
  • Mahyeldi Dukung Pengembangan Wisata Panjat Tebing Harau
  • Mahyeldi Dukung Pengembangan Wisata Panjat Tebing Harau
Posting Komentar