PADANG,KITAPUNYA.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mempersiapkan pelaksanaan program unggulan Smart Surau agar dapat diterapkan secara menyeluruh di seluruh masjid dan musala di Kota Padang.
Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui rapat koordinasi pelaksanaan Smart Surau yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (2/11/2026).
Pertemuan itu diikuti Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang Tommy TRD, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Zul Asfi Lubis, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Dinas PUPR, serta sejumlah pengurus masjid agung, masjid besar, dan masjid jami di Kota Padang.
Pembahasan dalam rapat tersebut mencakup penyempurnaan aturan teknis pelaksanaan program serta penyamaan standar desain ruang pembelajaran digital di masjid yang direncanakan segera dibangun.
Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir menyampaikan bahwa Pemko Padang berkomitmen penuh merealisasikan Smart Surau dengan melengkapi berbagai sarana dan prasarana berbasis teknologi modern.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengarahkan generasi muda pada kegiatan positif sekaligus melindungi mereka dari berbagai pengaruh buruk, seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika.
Melalui penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan, pemerintah berharap dapat membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki akhlak baik, serta mempunyai pemahaman agama dan fondasi spiritual yang kuat.
Maigus mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan anggaran hingga puluhan miliar rupiah untuk menunjang berbagai kebutuhan program Smart Surau.
Anggaran tersebut digunakan untuk menyediakan perangkat pemindai wajah (face recognition) sebagai pengganti sistem absensi barcode, pembayaran insentif tenaga pengajar program MDTW/TQA, pembangunan ruang digital, hingga pemberian penghargaan melalui program Smart Surau.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pengurus masjid dan musala.
Maigus mengajak para pengelola rumah ibadah untuk berpartisipasi dan memastikan fasilitas yang disediakan pemerintah benar-benar dimanfaatkan oleh generasi muda.
Menurutnya, kolaborasi semua pihak menjadi faktor penting agar penerapan Smart Surau dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Tommy TRD, menyampaikan bahwa persiapan penyediaan perangkat pendukung teknologi telah memasuki tahap akhir.
Pemko Padang saat ini telah menerima 1.540 unit alat pemindai wajah yang nantinya didistribusikan ke sejumlah masjid dan musala yang menjadi bagian dari pelaksanaan Smart Surau. Perangkat tersebut terutama digunakan untuk mendukung ketertiban administrasi dan kehadiran peserta dalam kegiatan Subuh Mubarakah.
Tommy menjelaskan, penyaluran perangkat akan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan. Distribusi dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan pemetaan wilayah agar bantuan teknologi tersebut dapat diterima oleh rumah ibadah yang menjadi sasaran program.
Ia menambahkan, seluruh perangkat saat ini masih menjalani tahapan sinkronisasi data serta pencatatan aset sebelum disalurkan.
Pemko Padang menargetkan distribusi alat pemindai wajah tersebut mulai dilakukan pada pekan kedua atau ketiga November 2026. Dengan demikian, fasilitas itu diharapkan segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran kegiatan Subuh Mubarakah sebagai bagian dari program Smart Surau.(def)
