PADANG, KITAPUNYA.ID— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmen keselamatan perjalanan dan keandalan prasarana guna menopang mobilitas masyarakat, pariwisata, hingga distribusi logistik daerah.
Komitmen ini ditegaskan lewat kunjungan kerja Direktur Operasi, Infrastruktur, dan Keselamatan Area 2 KAI, Dadan Rudiansyah, di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar pada 22–23 Oktober 2026.
Kegiatan diawali dengan pembinaan dan sosialisasi kepada jajaran KAI Divre II Sumbar di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor KAI Divre II Padang. Dalam arahannya, Dadan menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan prosedur, serta identifikasi potensi bahaya sejak dini di seluruh unit kerja.
“Keselamatan tidak boleh hanya menjadi prosedur, tetapi harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran. Pemeriksaan dan evaluasi lapangan harus mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini serta memastikan tindak lanjut yang tepat,” tegas Dadan.
Uji Lintas Khusus: Dari Rel Bergerigi Kayutanam Hingga Inspeksi Lori Dresin Lintas Indarung
Guna memastikan keandalan prasarana di lapangan, rombongan pimpinan KAI melakukan inspeksi intensif di dua koridor utama:
Inspeksi Stasiun Kayutanam & Rel Bergerigi (Kamis, 22/10): Rombongan meninjau operasional stasiun, alur pergerakan penumpang, berinteraksi dengan pelanggan serta petugas frontliner, hingga memeriksa secara detail kondisi fisik jalur rel bergerigi yang khas di wilayah Kayutanam.
Pemeriksaan Lintas Lori Dresin (Jumat, 23/10): Rombongan melakukan pemeriksaan jalur menggunakan lori dresin pada petak jalan Stasiun Padang – Bukit Putus – Indarung. Evaluasi mencakup kelayakan rel, wesel, jembatan, drainase, serta fasilitas pelayanan di Stasiun Bukit Putus, Stasiun Pauh Lima, dan Stasiun Indarung yang menjadi jalur vital distribusi barang dan aktivitas industri.
Volume Penumpang Tembus 1,7 Juta: Penopang Utama Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, mengungkapkan bahwa penguatan keselamatan ini berbanding lurus dengan peningkatan kepercayaan masyarakat. Sepanjang Januari hingga September 2026, KAI Divre II Sumbar tercatat melayani 1.731.760 pelanggan, atau melonjak 15,81% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1.495.310 pelanggan.
Tumbuhnya jumlah penumpang ini disokong oleh dua layanan unggulan:
KA Minangkabau Ekspres: Menghubungkan kawasan perkotaan langsung menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
KA Pariaman Ekspres: Menjadi moda favorit masyarakat dan wisatawan menuju kawasan pesisir serta destinasi wisata di Kota Pariaman, yang turut menggerakkan UMKM kuliner, transportasi lanjutan, dan perdagangan lokal.
Peran Strategis Sektor Logistik & Industri:
Selain angkutan penumpang, peninjauan koridor Padang–Bukit Putus–Indarung menegaskan peran vital infrastruktur kereta api dalam mendukung rantai pasok industri dan distribusi barang antarmoda di Sumatera Barat agar tetap lancar, efisien, dan aman.
Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa sinergi antarunit dan pemangku kepentingan akan terus diperkuat demi menghadirkan layanan transportasi perkeretaapian yang selamat, aman, andal, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.
