![]() |
| Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang |
PADANG, KITAPUNYA.ID – Bencana banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang pada 10 Oktober 2026 mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak, Wakil Presiden Republik Indonesia menyalurkan bantuan logistik darurat pada Sabtu (17/10/2026).
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung percepatan pemulihan setelah bencana, terutama di kawasan permukiman yang terdampak banjir.
Berbagai jenis kebutuhan pokok disiapkan dalam penyaluran bantuan ini, mulai dari bahan pangan, perlengkapan kebersihan, hingga kebutuhan kesehatan. Adapun bantuan yang diberikan meliputi 1.700 paket sembako, 40 dus air mineral, 40 dus aneka biskuit, 10 dus susu, serta 300 lembar selimut.
Selain kebutuhan sehari-hari, pemerintah juga menyediakan 180 paket peralatan kebersihan untuk membantu warga membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa material banjir. Perhatian terhadap kebutuhan bayi turut diberikan melalui bantuan popok berbagai ukuran, mulai dari S hingga XL, masing-masing sebanyak dua dus.
Untuk menunjang kesehatan masyarakat selama masa pemulihan, bantuan tersebut juga dilengkapi obat-obatan serta vitamin B, C, dan D. Masing-masing jenis vitamin disediakan sebanyak 10 kotak.
Pemerintah Kota Padang menyambut baik bantuan yang disalurkan tersebut. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Presiden RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Presiden atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kota Padang yang terdampak banjir. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana,” ujar Hendri.
Ia mengatakan, BPBD Kota Padang akan mengupayakan agar seluruh bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Distribusi dilakukan secara merata dengan memprioritaskan kelurahan yang mengalami dampak paling parah.
Di samping penyaluran logistik, BPBD Kota Padang juga terus mengerahkan personel untuk membantu penanganan dampak banjir di lapangan. Upaya tersebut mencakup pembersihan fasilitas umum serta normalisasi saluran air guna mendukung pemulihan lingkungan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mempercepat pemulihan pascabanjir. BPBD Kota Padang terus berupaya mendukung penanganan dampak banjir agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Hendri.
Dukungan pemerintah pusat yang bersinergi dengan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat Kota Padang.
Melalui penyaluran bantuan dan penanganan berkelanjutan, warga diharapkan dapat segera bangkit serta kembali menjalani aktivitas sehari-hari setelah bencana.(def*)
