Berita Pilihan

Bencana Musim Hujan Berulang: Nevi Zuairina Desak Sinergi Pusat-Daerah Atasi Banjir Bandang di Sumbar

 

Anggota DPR RI, Hj. Nevi Zuairina saat menyaksikan dahsyat 

PADANG, SUMBAR, KITAPUNYA.ID— Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera melakukan penanganan menyeluruh dan terintegrasi terkait bencana banjir bandang yang kembali menerjang Kota Padang dan sekitarnya.

Nevi menilai, pola bencana yang berulang setiap musim hujan datang menegaskan pentingnya langkah konkrit jangka panjang, alih-alih sekadar respons darurat saat bencana terjadi.

Empati untuk Korban dan Pentingnya Aksi Nyata

Mengawali penystatement-nya, politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyampaikan rasa duka cita yang mendalam bagi para korban terdampak.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hati saya bersama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah ini. Saya membayangkan betapa beratnya perjuangan keluarga yang harus menyelamatkan diri, mengkhawatirkan keselamatan anak-anak, dan menghadapi kerusakan tempat tinggal," ujar Nevi dalam keterangannya di Padang.

Ia menambahkan bahwa selain kerugian material, bencana banjir menyisakan trauma psikologis serta mengganggu keberlangsungan mata pencaharian dan pendidikan anak-anak. Oleh karena itu, kehadiran negara dan gotong royong masyarakat sangat vital dalam proses pemulihan.

4 Pilar Penanganan Komprehensif

Anggota Komisi IV DPR RI ini menekankan bahwa untuk memutus rantai bencana banjir di Sumatera Barat, pemerintah tidak bisa lagi bekerja secara parsial. Ia merinci empat fokus utama penanganan jangka panjang yang harus segera dieksekusi:

Pemulihan Kawasan Hulu: Menjaga kestabilan ekosistem hulu sungai guna meminimalisasi risiko limpasan air berlebih.

Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS): Penataan menyeluruh terhadap jalur-jalur aliran air dari hulu hingga hilir.

Perbaikan Infrastruktur Pengendali Banjir: Pembangunan dan pemeliharaan tanggul, drainase, serta sarana fisik penahan banjir.

Penguatan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System): Memastikan masyarakat mendapatkan informasi tanggap darurat secara cepat sebelum debit air meningkat.

"Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus berjalan bersama. Kita membutuhkan sinergi yang nyata, perencanaan yang matang, serta komitmen berkelanjutan agar keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," tegas Nevi.

Jamin Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan

Di samping penanganan struktural jangka panjang, Nevi juga mengingatkan aparat terkait di lapangan untuk memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Kebutuhan vital seperti stok makanan, pasokan air bersih, fasilitas kesehatan, serta tempat pengungsian yang layak harus terdistribusi secara merata. Ia memberikan perhatian khusus pada perlindungan anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan selama masa tanggap darurat berlangsung.

"Jangan biarkan masyarakat menghadapi ketakutan yang sama setiap musim hujan. Negara harus hadir, masyarakat harus saling menguatkan, dan kita semua harus bergotong royong membangun Sumatera Barat yang lebih aman dan tangguh," pungkasnya.

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Bencana Musim Hujan Berulang: Nevi Zuairina Desak Sinergi Pusat-Daerah Atasi Banjir Bandang di Sumbar
  • Bencana Musim Hujan Berulang: Nevi Zuairina Desak Sinergi Pusat-Daerah Atasi Banjir Bandang di Sumbar
  • Bencana Musim Hujan Berulang: Nevi Zuairina Desak Sinergi Pusat-Daerah Atasi Banjir Bandang di Sumbar
  • Bencana Musim Hujan Berulang: Nevi Zuairina Desak Sinergi Pusat-Daerah Atasi Banjir Bandang di Sumbar
  • Bencana Musim Hujan Berulang: Nevi Zuairina Desak Sinergi Pusat-Daerah Atasi Banjir Bandang di Sumbar
  • Bencana Musim Hujan Berulang: Nevi Zuairina Desak Sinergi Pusat-Daerah Atasi Banjir Bandang di Sumbar
Posting Komentar