Berita Pilihan

Tinjau Pasar Induk Cipinang, Nevi Zuairina Minta Stabilitas Harga dan Pasokan Beras Dijaga Ketat

JAKARTA, KITAPUNYA.ID— Anggota Komisi IV DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk mengawasi secara langsung kondisi stok, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga beras di pasaran.

Sebagai barometer perberasan nasional, PIBC memegang peranan krusial dalam menentukan arah stabilitas harga pangan di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, Nevi mendorong penguatan sinergi antarlintas lembaga, mulai dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Perum BULOG, ID FOOD, PT Food Station Tjipinang Jaya, hingga para pelaku usaha penggilingan.

"Pasar Induk Beras Cipinang memiliki posisi strategis sebagai pusat distribusi sekaligus barometer harga beras nasional. Ketersediaan stok di sini harus benar-benar dijaga, dan setiap kebijakan stabilisasi harus mampu dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat," ujar Nevi di sela-sela kunjungannya.

Dorong Peningkatan Fasilitas Pascapanen dan Penyaluran SPHP

Legislator asal daerah pemilihan Sumatera Barat II ini menekankan pentingnya akurasi data integrasi antara produksi beras di daerah dengan pasokan riil yang masuk ke pasar induk. Ketepatan data ini dinilai menjadi kunci utama agar pemerintah dapat mengambil langkah intervensi pasar secara cepat dan presisi saat terjadi lonjakan harga.

Politisi PKS tersebut juga menyoroti penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar terdistribusi tepat sasaran dan berkeadilan. Selain faktor harga, Nevi menggarisbawahi perlunya peningkatan kualitas mutu beras melalui modernisasi penanganan pascapanen.

"Kita perlu memperkuat sarana penunjang bagi kelompok tani dan pengusaha penggilingan kecil, seperti ketersediaan mesin pengering (dryer) dan Rice Milling Unit (RMU). Kebijakan pangan tidak boleh hanya sebatas rencana di atas kertas," tegasnya.

Jaga Keseimbangan Ekosistem Rantai Pangan

Di akhir keterangannya, Nevi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dari hulu ke hilir demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

"Kita ingin ekosistem pangan yang adil: petani mendapatkan harga jual yang layak, penggilingan dan pedagang tetap memiliki ruang usaha yang sehat, sementara masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang terjangkau," pungkas Nevi.

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Tinjau Pasar Induk Cipinang, Nevi Zuairina Minta Stabilitas Harga dan Pasokan Beras Dijaga Ketat
  • Tinjau Pasar Induk Cipinang, Nevi Zuairina Minta Stabilitas Harga dan Pasokan Beras Dijaga Ketat
  • Tinjau Pasar Induk Cipinang, Nevi Zuairina Minta Stabilitas Harga dan Pasokan Beras Dijaga Ketat
  • Tinjau Pasar Induk Cipinang, Nevi Zuairina Minta Stabilitas Harga dan Pasokan Beras Dijaga Ketat
  • Tinjau Pasar Induk Cipinang, Nevi Zuairina Minta Stabilitas Harga dan Pasokan Beras Dijaga Ketat
  • Tinjau Pasar Induk Cipinang, Nevi Zuairina Minta Stabilitas Harga dan Pasokan Beras Dijaga Ketat
Posting Komentar