PADANG, KITAPUNYA.ID— Musyawarah Daerah (Musda) V Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sumatera Barat yang digelar Sabtu (24/10/2026) di Padang berlangsung riuh dan penuh dinamika.
Forum tertinggi organisasi jurnalis layar kaca ini akhirnya kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan periode 2026–2030 kepada sang petahana, Defri Mulyadi.
Sejak awal pembukaan, atmosfer kontestasi sudah terasa hangat. Bursa calon ketua sempat diwarnai kejutan ketika nama Rio Johanes—Sekretaris IJTI Sumbar periode 2022–2026—mengemuka dan disebut-sebut sebagai kandidat kuat penantang baru. Namun, saat momentum pemaparan visi dan misi Tiba, Rio secara mengejutkan memilih mundur dari gelanggang pemilihan.
Mundurnya Rio praktis menyisakan pertarungan head-to-head antara Defri Mulyadi dan Wahyudi Agus.
Saat pemungutan suara dimulai, suasana ruang Musda mendadak hening dan menegangkan. Dari total 65 jurnalis yang terdaftar memegang hak pilih, sebanyak 62 orang datang menyalurkan suaranya. Setelah bilik suara ditutup dan panitia menghitung kertas suara satu per satu, hasil akhir mencatat 61 suara sah dan 1 suara dinyatakan batal.
Defri Mulyadi melaju mulus usai berhasil mengumpulkan 38 suara, sementara Wahyudi Agus meraih 23 suara. Keunggulan mutlak ini memastikan jurnalis yang akrab disapa Imung tersebut kembali menahkodai IJTI Pengda Sumbar untuk empat tahun mendatang.
Meski persaingan sempat berlangsung ketat, suasana cair seketika seusai penghitungan suara usai. Dalam pidato pertamanya sebagai ketua terpilih, Imung memilih merendah dan merangkul seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa agenda Musda bukan tentang persaingan siapa yang paling unggul, melainkan perwujudan tanggung jawab bersama dalam menjaga marwah profesi.
"Ini adalah sebuah kepercayaan. Dalam Musda ini tidak ada istilah menang atau kalah, karena seluruh proses telah disiapkan dengan baik dan roda organisasi harus terus berjalan," tutur Imung disambut hangat peserta forum.
Imung menambahkan, perolehan suara terbanyak yang diamanahkan kepadanya bukanlah kemenangan pribadi, melainkan modal kolektif untuk membawa IJTI Sumbar melangkah lebih jauh dan makin solid di masa depan.
"Kemenangan ini adalah milik kita bersama, karena kita semua punya mimpi yang sama: membawa organisasi ini menjadi lebih baik lagi. Jayalah IJTI!" pungkasnya penuh semangat.
