![]() |
| Helmi Shauman memberikan kue ulang tahun kepada Kajari Pesisir Selatan, Mohd Radyan, SH, MH, |
PESSEL, Kitapunya.id - Di balik tugas-tugas besar penegakan hukum dan pelayanan perbankan, ada ruang kecil bernama silaturahmi. Dan di ruang itulah BRI Cabang Painan memilih hadir.
Senin, 31 Agustus 2026. Helmi Shauman, Pemimpin BRI Cabang Painan, melangkahkan kaki ke Kantor Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan. Bukan untuk urusan kredit macet, bukan juga untuk koordinasi perkara. Kali ini tujuannya sederhana, bersilaturahmi dan membawa kabar baik. Di ruang kerja yang hangat itu, Helmi bertemu langsung dengan Mohd Radyan, SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan. Obrolan mengalir santai. Membicarakan sinergi kelembagaan, peran BRI di tengah masyarakat, hingga bagaimana dua lembaga ini bisa terus jalan beriringan untuk Pesisir Selatan yang lebih baik.
Namu api yang bikin suasana makin cair adalah saat Helmi mengeluarkan satu kotak kue ulang tahun. Ya, kue. Momen itu ternyata bertepatan dengan hari ulang tahun Pak Kajari. “Selamat ulang tahun Pak Kajari. Semoga sehat selalu, sukses, dan lancar dalam menjalankan amanah”, ucap Helmi sambil menyerahkan kue tersebut. Sontak ruangan yang semula formal berubah jadi penuh tawa dan kekeluargaan.
Tiupan lilin kecil, tepuk tangan, dan doa-doa sederhana mengisi pertemuan itu. Kue manis itu bukan sekadar simbol perayaan, tapi juga bentuk apresiasi BRI kepada sosok yang selama ini jadi mitra penting dalam menjaga tata kelola dan kepastian hukum di daerah. “Kunjungan ini menjadi momentum untuk bersilaturahmi sekaligus mempererat hubungan baik antara BRI Cabang Painan dengan Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan”, kata Helmi.
Ia menegaskan, menjaga hubungan dengan stakeholder seperti Kejaksaan adalah bagian penting dari peran BRI sebagai bank milik rakyat. “Kami sadar, BRI tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh dukungan, komunikasi, dan sinergi dengan semua pihak. Termasuk dengan Kejari, yang punya peran besar dalam mengawal jalannya pembangunan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat”, lanjutnya.
Helmi juga menyampaikan harapan agar komunikasi yang sudah terjalin selama ini tidak berhenti di meja pertemuan. “Kami berharap komunikasi dan sinergi yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya. Dengan hubungan baik ini, kami bisa sama-sama mendukung berbagai program dan aktivitas di Kabupaten Pesisir Selatan”, ujarnya.
Bagi BRI, kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya soal membuka rekening atau menyalurkan kredit. Lebih dari itu, BRI ingin hadir sebagai bagian dari ekosistem sosial. Hadir saat suka maupun duka, hadir saat merayakan, dan hadir saat dibutuhkan.
Sementara itu, Kajari Pessel Mohd Radyan menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi langkah BRI yang terus proaktif membangun komunikasi dengan institusi penegak hukum. “Kami mengapresiasi kunjungan dan perhatian dari BRI Painan. Sinergi antara Kejaksaan dan perbankan memang sangat penting, terutama dalam mendukung iklim usaha yang sehat dan pelayanan kepada masyarakat”, ungkapnya.
Pertemuan itu ditutup dengan foto bersama, pemotongan kue, dan janji untuk terus menjaga komunikasi. Tidak ada nota kesepahaman yang ditandatangani hari itu. Tidak ada MoU yang dibacakan. Yang ada hanya dua lembaga yang duduk bareng, saling menghargai, dan saling menguatkan. Karena kadang, memperkuat hubungan antar lembaga tidak harus dimulai dari dokumen setebal ratusan halaman. Cukup dimulai dari silaturahmi, obrolan hangat, dan sebiji kue ulang tahun. Di tengah kesibukan masing-masing, sepotong perhatian kecil seperti inilah yang sering jadi pengingat bahwa membangun daerah, pada akhirnya adalah tentang membangun hubungan antar manusia. Dan BRI Painan hari ini membuktikannya. Datang, bersilaturahmi, lalu pulang dengan membawa hubungan yang sedikit lebih erat dari sebelumnya. (*)
