Berita Pilihan

Terbanyak di Sumbar! Agam Dapat Alokasi 1.817 Huntap Tahan Gempa untuk Korban Bencana

Penampakan Huntap di Kabupaten Agam. Ist

AGAM, KITAPUNYA.ID — Pemerintah mempercepat penanganan pascabencana Siklon Senyar dengan menyiapkan total 1.817 unit Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak di Kabupaten Agam. 

Capaian ini menempatkan Agam sebagai daerah penerima alokasi porsi Huntap terbesar di Provinsi Sumatera Barat.

Skema pembangunan dibagi menjadi dua jalur utama:

699 Unit Huntap Terpusat: Dibangun oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

1.118 Unit Huntap Mandiri & Insitu: Dibangun melalui program Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Skema Huntap mandiri memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap bertempat tinggal di lingkungan pilihan mereka sendiri dengan standar bangunan layak dan aman.

Teknologi Konstruksi Tahan Gempa dan 4 Rumah Contoh

Guna menjamin mutu bangunan, Pemkab Agam menetapkan tiga jenis lisensi teknologi konstruksi tahan gempa yang dapat dipilih masyarakat:

Bata Interlock (Sepablock) – PT Semen Padang (SIG)

Rumah Anti Gempa (RAG) – Universitas Andalas Padang / PT Gubah Fiffarian Indotama

Rumah Harmonis Damai Aman Sejahtera (Rhodas) – PT Mara Pratama Indonesia

Seluruh rumah dirancang dengan tipe 36 berkonsep rumah bertumbuh—aman, fleksibel, dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan keluarga. Sebagai acuan warga, empat unit rumah contoh telah rampung dibangun:

1 Unit Sepablock: Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kec. Palembayan.

1 Unit Rhodas: Nagari Sungai Batang, Kec. Tanjung Raya.

2 Unit RAG: Kecamatan Malalak.

Saat ini pengerjaan fisik Huntap mandiri resmi dimulai di Palembayan, Tanjung Raya, dan Malalak, sebelum nantinya meluas ke wilayah lain.

Pemulihan Tiga Pilar: Fisik, Psikologis, dan Ekonomi

Saat meninjau lokasi di Palembayan, Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB, Brigjen Pol (Purn) Ir. Ary Laksmana Widjaja, S.H., M.Si., menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi ini tidak sekadar membangun dinding dan atap.

"Pembangunan Huntap mandiri di Kabupaten Agam memadukan perbaikan fisik tempat tinggal dengan pemulihan psikologis dan ekonomi secara simultan demi normalisasi kehidupan masyarakat terdampak bencana," ujar Ary.

Sinergi multidimensi ini berfokus pada tiga pilar utama:

Infrastruktur Fisik: Pembangunan Huntap aman dan layak huni.

Dukungan Psikososial: Pendampingan untuk menyembuhkan trauma dan memulihkan kesehatan mental penyintas.

Penguatan Ekonomi: Pemberian stimulus dan pelatihan usaha agar warga segera mandiri serta produktif di lingkungan baru.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi masyarakat Agam untuk tidak hanya mendapatkan tempat tinggal baru, tetapi juga membangun kembali kehidupan sosial dan ekonomi yang utuh.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Terbanyak di Sumbar! Agam Dapat Alokasi 1.817 Huntap Tahan Gempa untuk Korban Bencana
  • Terbanyak di Sumbar! Agam Dapat Alokasi 1.817 Huntap Tahan Gempa untuk Korban Bencana
  • Terbanyak di Sumbar! Agam Dapat Alokasi 1.817 Huntap Tahan Gempa untuk Korban Bencana
  • Terbanyak di Sumbar! Agam Dapat Alokasi 1.817 Huntap Tahan Gempa untuk Korban Bencana
  • Terbanyak di Sumbar! Agam Dapat Alokasi 1.817 Huntap Tahan Gempa untuk Korban Bencana
  • Terbanyak di Sumbar! Agam Dapat Alokasi 1.817 Huntap Tahan Gempa untuk Korban Bencana
Posting Komentar