-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Videokan Orang yang Buang Sampah Sembarangan di Padang, Bakal Dapat Insentif dari Pemko

Monday, 14 June 2021 | 04:45 WIB Last Updated 2021-06-13T21:45:02Z


Ilustrasi buang sampah sembarangan. Ist


PADANG -Sampah hingga kini menjadi persoalan yang pelik dibanyak kota. Tak terkecuali Padang sebagai ibukota provinsi Sumbar. Pemerintah Kota Padang mengimbau warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan.


Beragam regulasi diterbitkan, termasuk ancaman denda bagi pelaku pembuang sampah sembarangan. Namun masih saja ada yang "madar" (bebal), tetap membuang sampah sembarangan.


Kini, Pemko Padang kembali bertegas-tegas. Warga diajak untuk memvideokan pelaku pembuang sampah sembarangan. Pengambil video akan dihadiahi uang tunai.


"Iya, kita akan beri insentif bagi pengambil video," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon, Minggu (13/6/2021).


Insentif berupa penghargaan uang tunai diberikan kepada siapa saja yang memvideokan pelaku pembuang sampah. DLH Padang memberi insentif sebesar Rp100 ribu untuk satu video.


"Insentif berupa uang tunai hanya dapat diberikan dengan syarat dan ketentuan berlaku," terang Mairizon.


DLH Padang menetapkan, video yang dikirimkan pelapor diharuskan memperlihatkan aktivitas pelanggaran (membuang sampah sembarangan). Termasuk memperlihatkan wajah pelaku secara jelas.


"Selain itu, informasi melalui video dapat memberikan petunjuk bagi petugas untuk menemukan pelaku. Contohnya seperti plat nomor kendaraan, dan lain sebagainya," tutur Kadis Lingkungan Hidup Padang.


Setelah mendapatkan video kiriman dari pelapor, petugas DLH dan Satpol PP akan memverifikasi kebenaran video tersebut. Apabila video dan data yang dikirimkan dianggap benar dan valid, serta pelaku pembuang sampah sembarangan diproses peradilan, pelapor akan mendapat insentif sebesar Rp100 ribu.


"Silakan kirim video melalui whatsapp di nomor 08116618603, atau ke http://bit.ly/sikatpel," sebut Mairizon.

DLH Kota Padang menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Mairizon mengimbau kepada pelapor atau pemilik video untuk tidak mengunggah video di media sosial.


"Kita akan jaga kerahasiaan identitas pelapor," tukuk Kadis LH Kota Padang. CH

×
Berita Terbaru Update