PADANG —Mengusung semangat “Semakin Melayani” pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengucurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp100.311.500. Bantuan ini diserahkan kepada tiga penerima manfaat di wilayah Sumatera Barat pada Senin (28/9/2026).
Langkah ini mempertegas komitmen KAI Divre II Sumbar untuk terus memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan, tidak hanya dari aspek layanan transportasi kereta api, tetapi juga pada penguatan sektor sosial, pendidikan, dan keagamaan.
Rincian Penyaluran Bantuan TJSL
Bantuan tahap ini disalurkan melalui dua fokus program utama:
Program KAI Edufriend (Pendidikan & Sanitasi):
SMA INS Kayu Tanam: Rp50.000.000 untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah.
SMKN 2 Sawahlunto: Rp30.311.500 untuk pembangunan fasilitas toilet dan sanitasi.
Program KAI Sar’i (Keagamaan):
Masjid Raya Sicincin: Rp20.000.000 untuk renovasi sarana ibadah
Wujud Kepedulian Berkelanjutan
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar sekaligus Anggota Komite TJSL, Reza Shahab, menyampaikan bahwa makna "Semakin Melayani" di usia ke-81 tahun ini diterjemahkan secara luas, yaitu hadir dan tumbuh bersama masyarakat.
Reza memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar telah menyalurkan dana TJSL sebesar Rp1.077.864.151. Sementara hingga akhir September 2026, total bantuan TJSL yang telah dialokasikan telah mencapai Rp531.631.997 untuk berbagai sektor mulai dari pendidikan, sosial, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan.
Kepala Sekolah SMA INS Kayu Tanam, Ermizar, mengapresiasi dukungan KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, bantuan sarana pendidikan ini akan digunakan optimal demi menunjang proses belajar mengajar serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih memadai bagi para siswa.
Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan Jalur Kereta Api
Di samping penyaluran bantuan, KAI Divre II Sumbar turut mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung keberlanjutan operasional perkeretaapian. Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan aset kereta api serta selalu mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang demi mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu.
