Cegah Pernikahan Dini, KUA Padang Panjang Barat Beri Bimbingan Komprehensif di SMAN 3

 

Foto bersama. Ist 

PADANG PANJANG-Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) menyelenggarakan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMAN 3 Padang Panjang pada Rabu dan Kamis, 24-25 September. 

Acara ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang krusial tentang kehidupan, termasuk pentingnya menunda pernikahan dini.

Kepala Kantor Kementerian Agama, H. Mukhlis, M. Mukhlis, membuka acara dan menekankan bahwa program ini merupakan kesempatan emas bagi para siswa untuk mendapatkan bekal berharga. "Melalui kegiatan ini, kami ingin mencegah terjadinya nikah dini karena banyak mudaratnya," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa para siswa perlu memantapkan diri, mencari pekerjaan, dan mencapai usia yang matang sebelum memutuskan untuk menikah.

BRUS yang diikuti oleh 100 peserta ini menghadirkan dua fasilitator, yakni Jupagni, seorang penghulu dari KUA PPB, dan Suharman, seorang penyuluh dari KUA X Koto Tanah Datar. Kepala KUA PPB, Muhammad Nur, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membantu remaja mengembangkan potensi diri, mengatasi berbagai masalah, dan meraih keberhasilan baik secara akademis maupun emosional. Ia juga memastikan bahwa bimbingan ini tidak berhenti di sini; para penyuluh akan memberikan bimbingan lanjutan dua kali setiap bulan.

Sementara itu, Wakil Kepala Kurikulum SMAN 3, Lusi Hervina, mengungkapkan apresiasinya terhadap program BRUS ini. Ia berharap para siswa dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. "Dengan adanya kegiatan ini, semoga terwujud perubahan perilaku dan semangat menatap masa depan penuh optimisme. Semoga bimbingan ini berkelanjutan," harapnya.

Dengan tema "Wujudkan generasi Islam shaleh, sehat, cerdas, moderat dan bermartabat siap menghadapi tantangan kehidupan," program ini memberikan bekal pengetahuan yang komprehensif bagi siswa. Selain materi tentang pernikahan, para peserta juga diajarkan cara mempersiapkan diri untuk membangun keluarga yang ideal dan bagaimana menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan.









0 Comments